Breaking News:

Berita NTT Terkini

Satreskrim Polres Alor NTT Tangkap Dua Buronan Penggelapan Emas

Anggota Satreskrim Polres Alor Polda NTT berhasil membekuk dua buronan kasus dugaan penggelapan emas dan uang Rp 50 M

Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Anggota Buser Polres Alor NTT saat mengamankan dua buronan yang merupakan DPO 3 Polda pada Minggu (28/2/2021) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Anggota Satuan Reserse dan Kriminal ( Satreskrim) Polres Alor Polda NTT berhasil membekuk dua buronan kasus dugaan penggelapan emas dan uang Rp 50 M.

Dua buronan itu ditangkap anggota Polres Alor atas informasi dari penyidik Ditreskrimum Polda Kaltara. 

Dua buronan dengan inisial SB dan AH itu telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di tiga kepolisian daerah yakni, Polda Jambi, Polda Kalbar dan Polda Kaltara.

Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas SIK membenarkan informasi penangkapan tersebut saat dihubungi POS-KUPANG.COM dari Kupang pada Minggu (28/2) siang. 

Nyaris Ambruk Tergerus Banjir PemKab Sumba Barat Daya Didesak Perbaiki Jembatan Pogo Tena

"Iya benar, kami mengamankan terduga terlapor atas informasi yang diberikan oleh penyidik ditreskrimum Polda Kaltara," ujar Kapolres Christmas. 

Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas SIK
Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas SIK (Dok Polres Alor untuk POS-KUPANG.COM)

Berdasarkan informasi tersebut, terduga terlapor yang merupakan buronan tiga Polda itu disebut akan transit di Alor menggunakan kapal tol laut dari Atapupu, Kabupaten Belu. 

Robertus Salu: Dugaan Pungli di SDN Bestobe Harus Dibuktikan Terlebih Dahulu

Meski telah mengantongi identitas dua buronan itu, Kapolres mengaku masih melakukan koordinasi dengan pihak Polda Kaltara. 

"Identitas sementara masih kami koordinasikan lanjut dengan Polda Kaltara, karena mereka tidak membawa KTP asli.  Inisial SB dan AH, KTP asal dari Provinsi Riau," beber Kapolres Christmas.

Pihaknya masing mengecek kebenaran identitas yang dibawa oleh dua buronan itu karena diduga identitas tersebut palsu. "Kami belum bisa kasih keterangan lengkap sambil menunggu penyidik polda kaltara," ujar AKBP Christmas. (Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved