Selasa, 19 Mei 2026

Jet-Jet Tempur AS Serang Suriah Menewaskan 17 Orang, Diarahkan Langsung Presiden Joe Biden

Militer Amerika Serikat kembali beraksi di kawasan Timur Tengah. Kali ini Suriah menjadi sasaran serangan  jet-jet tempur US Air Force

Tayang:
Editor: Alfred Dama
REUTERS/Omar Sanadiki
Bendera Suriah berkibar dengan latar belakang Gunung Qasioun dari Damaskus, Suriah. 

Jet-Jet Tempur AS Serang Suriah Menewaskan 17 Orang, Diarahkan Langsung Presiden Joe Biden

POS KUPANG.COM -- Militer Amerika Serikat kembali beraksi di kawasan Timur Tengah. Kali ini Suriah menjadi sasaran serangan  jet-jet tempur US Air Force

Setidaknya ada 17 orang tewas serangan mematikan itu. Presiden AS , Joe Biden dikabatkan mengarakan langsung serangan itu

Presiden Joe Biden pada Kamis, 25 Februari, mengarahkan serangan udara militer Amerika Serikat (AS) di Suriah Timur terhadap fasilitas yang Pentagon katakan sebagai milik milisi yang didukung Iran.

Stasiun televisi Ekhbariya TV milik Pemerintah Suriah melaporkan, seperti dilansir Reuters, serangan itu terjadi pada Jumat dini hari, 26 Februari, terhadap beberapa sasaran di dekat perbatasan Suriah-Irak. 

Laut China Selatan Siap Jadi Medan Perang, China Tambah Kemampuan Militer Siap Lawan AS

Pacar Beda Agama, Amanda Manopo Blak-Blakan Ungkap Masa Depannya Bersama Billy, Siapa yang Pindah?

Ini Sumber Kekayaan Bobby Nasution Naik Tahta Jadi Mantu Presiden yang Kini Jabat Walikota Medan

Inilah Kekayaan Anak dan Mantu Presiden Jokowi yang Sudah Dilantik Menjadi Walikota

Luna Maya Diam-diam Sipakan Acara Lamar, Aktor Tampan ini Akan Meminang Mantan Ariel NOAH

Mengutip sumber medis di sebuah rumahsakit di daerah itu dan sumber-sumber lokal lain yang tidak disebutkan, Ekhbariya TV menyebutkan, 17 orang tewas. Jumlah korban itu tidak bisa dikonfirmasi secara independen.

Keputusan Biden untuk menyerang hanya di Suriah dan bukan di Irak, setidaknya untuk saat ini, memberi Pemerintah Irak ruang bernafas saat melakukan penyelidikan terhadap serangan 15 Februari yang melukai warga AS.

"Atas arahan Presiden (Joe) Biden, pasukan militer AS melakukan serangan udara terhadap infrastruktur yang digunakan oleh kelompok militan yang didukung Iran di Suriah Timur," kata juru bicara Pentagon John Kirby dalam sebuah pernyataan.

"Presiden Biden akan bertindak untuk melindungi personel Amerika dan Koalisi. Pada saat yang sama, kami telah bertindak dengan sengaja yang bertujuan untuk menurunkan situasi keseluruhan di Suriah Timur dan Irak," ujarnya seperti dikutip Reuters.

Kirby menyatakan, serangan itu menghancurkan beberapa fasilitas di titik kontrol perbatasan yang digunakan oleh sejumlah kelompok militan yang didukung Iran, termasuk Kata'ib Hezbollah dan Kata'ib Sayyid al-Shuhada

Setelah serangan udara AS, menurut situs Pemerintah Iran, Dolat.ir, menteri luar negeri Iran dan Suriah mengadakan pembicaraan dan menggarisbawahi "perlunya negara Barat untuk mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai Suriah". 

Seorang pejabat AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan kepada Reuters, serangan itu untuk mengirim sinyal bahwa, sementara Amerika Serikat ingin menghukum milisi, Washington tidak ingin situasi berubah menjadi konflik yang lebih besar.

Rusia mengutuk keras serangan udara AS di Suriah. "Kami menyerukan penghormatan tanpa syarat terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Suriah," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, seperti dilansir Reuters.*

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Atas arahan langsung Biden, militer AS serang Suriah yang disebut menewaskan 17 orang https://internasional.kontan.co.id/news/atas-arahan-langsung-biden-militer-as-serang-suriah-yang-disebut-menewaskan-17-orang

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved