Breaking News:

Pro kontra Perpres Investasi Miras

Alasan Moral, PPP Minta Pemerintah Cabut Perpres Investasi Miras di Bali, NTT, Sulut dan Papua

Alasan Moral, PPP Minta Pemerintah Cabut Perpres Investasi Miras di Bali, NTT, Sulut dan Papua

KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE
Beginilah penampilan miras Sophia dalam kemasan yang dijual di Toko NAM, Jalan Siliwangi Kampung Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang 

Alasan Moral, PPP Minta Pemerintah Cabut Perpres Investasi Miras di Bali, NTT, Sulut dan Papua

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal, investasi miras diizinkan di 4 provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Timur NTT), Sulawesi Utara, (Sultra) dan Papua terus menuai pro dan kontra.

Setelah para ulama secara tegas mengatakan miras haram dan menolak Perpres tersebut, kali ini giliran Faraksi PPP di DPR meminta pemerintah mencabut Perpres tersebut. 

PPP beralasan, pencabutan Perpres Miras demi alasan moral dan masa depan anak-anak bangsa.

“Fraksi PPP meminta perpres tersebut dicabut demi masa depan anak bangsa, demi menjaga moral,”: ujar Sekretaris F-PPP DPR, Achmad Baidowi ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (28/2/2021).

Apalagi kata dia, setelah sebelumnya Indonesia dihebohkan kasus penembakan di Cengkareng, Jakarta, yang dilakukan onkum anggota Polri akibat pengaruh minuman berlakohol.

Presiden Jokowi Inzinkan Investasi Miras, Ini Syarat Terbaru

Ustadz Yusuf Mansur Jawab Kenapa Dirinya Diam Saat Presiden Jokowi Buka Keran Izin Investasi Miras

“Ini kembali menelan korban aparat penegak hukum. Tidak tanggung-tanggung pelakunya kali ini adalah aparat kepolisian yang menewaskan tiga orang sekaligus dengan tembakan yang brutal setelah meneguk minum-minuman keras. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, kasus yang disebabkan oleh Miras ini bikin gaduh Indonesia karena salah satu yang meninggal akibat peluru tajam tersebut salah satunya adalah TNI AD berikut Pegawai kafe,” jelas Ketua DPP PPP ini.

Dia mengatakan kegaduhan yang diakibatkan Minol ini seakan-akan terus menerus mencoreng nama baik Indonesia dimata dunia.

Mulai komentarnya Dubes jepang hingga tercorengnya aparat penegak hukum.

Jika ini dibiarkan, lanjut dia, bukan tidak mungkin akan menimbulkan distrust di masayarakat sendiri terhadap pemerintah. Karena dampak mudhorot dari minuman keras ini pelan namun pasti akan merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Halaman
1234
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved