Orient Batal Dilantik, Polda NTT Tetap Lakukan Penyelidikan
Doris mengatakan penundaan pelantikan pasangan IE RAI tersebut disebelah persoalan kewarganegaraan Orient Riwu Kore masih berproses.
Orient Batal Dilantik, Polda NTT Tetap Lakukan Penyelidikan
POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Kemendagri telah menyatakan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sabu Raijua Orient P. Riwu Kore- Thobias Uly ditunda.
Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Doris Rihi mengatakan penundaan pelantikan pasangan IE RAI tersebut disebelah persoalan kewarganegaraan Orient Riwu Kore masih berproses.
"Untuk pasangan Orient dan Thobias belum dilantik, masih berproses di Kemendagri," ujarnya kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).
Sementara itu, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan Polda NTT masih tetap melakukan penyelidikan. Polda NTT, kata dia, sudah melakukan komunitas serta koordinasi dengan instansi terkait.
"Penyelidikan terus berjalan. Kita sudah koordinasi dengan KPU dan Bawaslu," katanya kepada wartawan," Kamis (25/2/2021).
Sebelumnya, Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif saat berdialog dengan Orient Riwu Kore pada Jumat (5/2/2021) lalu, mengaku menyerahkan sepenuhnya ke pemerintahan pusat terkait polemik status kewarganegaraan Orient yang sedang berproses.
"Statusnya sebagai WNA atau WNI, kita tunggu hasilnya dari pemerintah pusat. Kita sudah bersepakat untuk menghormati proses yang sedang berjalan," katanya.
Ia mengatakan, Polda NTT tetap melakukan penyelidikan atas kasus ini dan bekerjasama dengan Mabes Polri serta instansi terkait untuk mengetahui apakah ada temuan pelanggaran atau kejahatan.
“Prosesnya tetap berjalan, kita tunggu proses hukum terkait status kewarganegaraan beliau," tegasnya.
• Karyawan Dennys Group Jalan Sehat Jelang Ulang Tahun Kedua Labuan Square
• Perkemi Mabar Gelar Aksi Pungut Sampah di Jalan Hingga Mata Air di Labuan Bajo
• Wanita Kelahiran Timor di Labuan Bajo Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
• Sebanyak 28,9 Ribu Nakes di NTT Telah Terima Vaksin Corona Sinovac Tahap Pertama
Ia meminta semua pihak harus menahan diri untuk menjaga kondisi Sabu Raijua tetap kondusif. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)