Breaking News:

Opini Pos Kupang

Perjuangan Hidup Penyintas Covid-19 (Dari Kondisi Terparah CO-RADS 5 dengan Gejala Awal Ringan)

Perjuangan hidup penyintas Covid-19 (dari kondisi terparah CO-RADS 5 dengan Gejala Awal Ringan)

Perjuangan Hidup Penyintas Covid-19 (Dari Kondisi Terparah CO-RADS 5 dengan Gejala Awal Ringan)
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

Perjuangan hidup penyintas Covid-19 (dari kondisi terparah CO-RADS 5 dengan Gejala Awal Ringan)

Oleh : Theodorus Widodo, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT

POS-KUPANG.COM - Ini kisah nyata saya yang awam medis sebagai penyintas covid. Semoga cerita ini bisa jadi pelajaran berharga buat pembaca. Semua fakta dan data bersifat pribadi. Tidak ada diskusi dengan siapapun ketika bikin artikel ini. Interpretasi bersifat subyektif dibantu medsos dan google.

Rabu,13 Januari 2021. Matahari segera pulang ke peraduannya. Indahnya pemandangan teluk Kupang ini tidak kami sia-siakan. Bersama anak cucu berjogging ria bersama di pantai di belakang hotel On The Rock Kupang.

Tak terasa hari semakin gelap. Ketika tengah berolahraga terasa ada sedikit perubahan. Badan terasa sedikit lemas dan meriang. Mendadak lebih suka duduk diam di pedestrian sambil saksikan anak cucu berlari.

Jangan Sia-siakan Bendungan Napun Gete

Tenggorokan terasa agak kering. Tapi tidak sakit. Ada sedikit rasa curiga. Jangan- jangan ini Covid. Maka besoknya, Kamis 14 Januari, saya dan seisi rumah termasuk asisten rumah tangga jalani test swab antigen. Hasilnya, semua aman. Non reaktif. Hanya saya yang reaktif. Artinya positif Covid.

Maka cerita perjuangan melawan Covid pun dimulai. Jujur. Banyak info selama ini bikin kuatir. Cenderung fobia. Ini penyakit yang amat berbahaya. Ini penyakit yang belum ada obatnya. Semuanya masih coba-coba. Melawan penyakit yang mematikan ini tidak bisa main-main. Walau hanya dengan gejala yang super ringan. Syukurlah, fobia ini yang menolong saya sembuh dari Covid.

Hari itu juga, langsung konsul ke dokter ahli paru di RS Siloam termasuk jalani PCR swab test. Sesuai protap, pelayanan suspect Covid harus diawali CT Scan dada. Hasilnya super aman. Paru-paru bersih. Tidak sedikitpun flek. Padahal beberapa tahun sebelumnya menderita pneumonia.

PROMO INDOMARET Hari Ini, Kamis 25 Februari, Susu, Beras, Minyak Goreng, Super Hemat, Simak Di Sini!

Paru-paru bersih ini jadi alasan dokter ijinkan pulang. Ruang isolasi di Siloam lebih perlu buat pasien lain yang butuh terapi intensif. Kupang sedang alami eskalasi Covid yang luar biasa banyak. Pasien berjubel. Halaman RS penuh. IGD tidak mampu lagi tampung pasien. Maka isolasi mandiri di rumah jadi satu-satunya pilihan. Sambil jalani terapi dan minum obat terbaik yang bisa didapatkan. Ada anti virus (bukan virus covid), antibiotik, anti peradangan, vitamin C, zinc, vitamin D3, aspilet. Plus wajib berjemur setiap pagi untuk tambahan vitamin D3. Pokoknya virus ganas ini perlu digempur pakai segala cara.

Empat hari isolasi mandiri di rumah, kondisi tidak membaik. Suhu tubuh meningkat hingga 38 koma sekian derajat. Tenggorokan terasa semakin sakit. Juga batuk dengan sedikit dahak. Badan sedikit lemas. Maka keputusan diambil untuk kembali ke RS Siloam.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved