Breaking News:

Di Indonesia Dilarang Keras , Thaila Mala Promosikan Ganja untuk Dijual, Sumber Penghasilan Petani

Penggunaan ganja dan jenis narkotika lainnta sangat dilarang di Indonesia, kecuali penggunaan untuk obat-obatan namun dengan ijin dan pengawasan yang

www.sxc.hu: Atroszko
Terhitung sejak 31 Januari 2020, warga Canberra diperbolehkan memiliki maksimal dua pohon ganja untuk dipergunakan sendiri. 

Di Indonesia Dilarang Keras , Thaila Mala Promosikan Ganja Sebagai untuk Dijual, Sumber Penghasilan Petani

POS KUPANG.COM -- Ganja termasuk dalah satu jenis narkoba yang kerap dujual di pasar gelap.

Penggunaan ganja dan jenis narkotika lainnta sangat dilarang di Indonesia, kecuali penggunaan untuk obat-obatan namun dengan ijin dan pengawasan yang ketat

Memiliki ganja dalam jumlah banyak apalagi sebagai komuditas perdagangan maka bisa dijatuhi hukuman mati

Krisdayanti Tak Sedikitpun Berselingkuh hingga Citranya Hancur, Lebih Bahagia Jadi Istri Raul Lemos 

Aktor Tampan ini DUlu Terkenal dan Sukses Jadi Bintang Sinetron, Kariernya Hancur pun,Makan Seadanya

Biaya Perawatan Tubuh Nia Ramadhani Perbulan Seharga 1 unit Mobil, Malah Foto Diedit Sampai Ditegur

Amanda Manopo Dikbarkan Putus dengan Billy Syahputra, Ibunda Sang Artis Jelaskan Fakta Sebenarnya

Namun tidak demikian di Thailand . Pemerintah negeri Gajah Putih itu malah mempromosiukan ganja sebagai komuditas unggulan dengan tujuan mensejahterakan petani ganja di negeri itu

Pemerintah Thailand mempromosikan ganja sebagai tanaman komersial, sumber penghasilan lain bagi petani di negara Gajah Putih itu.

"Setiap orang berhak menanam mariyuana dengan bekerja sama dengan rumah sakit provinsi untuk keperluan medis," kata wakil juru bicara pemerintah Traisulee Traisoranakul, seraya menambahkan bahwa petani yang tertarik juga harus meminta persetujuan dari pihak berwenang.

“Sejauh ini, 2.500 rumah tangga dan 251 rumah sakit provinsi telah menanam 15.000 tanaman ganja,” katanya. “Kami berharap ganja dan rami akan menjadi tanaman komersial utama bagi petani.”

Orang lain yang dapat meminta izin untuk menanam ganja termasuk universitas, perusahaan komunitas, profesional medis dan profesional pengobatan tradisional.

Baca Juga: Jepang akui kesulitan mengontrol peredaran ganja cair dari luar negeri

Pengumuman itu muncul setelah Thailand tahun lalu menghapus bagian ganja dan hemp (rami) tertentu dari daftar narkotika.

Traisulee mengatakan, ganja juga dapat digunakan dalam makanan dan minuman di restoran, asalkan berasal dari produsen yang disetujui.

Bulan ini, kata Traisulee, Medical Marijuana Institute akan mengadakan sesi informasi untuk investor dan publik bulan ini.

Produsen obat negara, Organisasi Farmasi Pemerintah, mengatakan akan membeli ganja dari perusahaan komunitas yang disetujui hingga 45.000 baht (US$ 1.500) per kilogram, untuk mereka yang mengandung 12% cannabidiol (CBD). *

Sebagian artikel ini sudah tayang di kontan.co.id dengan judul: Thailand promosikan ganja sebagai tanaman komersial, sumber penghasilan petani https://internasional.kontan.co.id/news/thailand-promosikan-ganja-sebagai-tanaman-komersial-sumber-penghasilan-petani

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved