Breaking News:

Presiden Jokowi Tanam Advokat Mentega di Bendungan Napun Gete-Sikka

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan menanam pohon advokat mentega usai meresmikan Bendungan Napun Gete di Sikka

istimewa
Foto Bendungan Napun Gete di Sikka. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan menanam pohon advokat mentega usai meresmikan Bendungan Napun Gete di Sikka pada Selasa (23/2/2021) sore.

Advokat mentega ini dipilih karena merupakan salah satu varietas unggulan nasional dari Kabupaten Sikka.

Kepala Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sikka, Mauritz da Cunha kepada POS-KUPANG. COM di Maumere, Senin (22/2/2021) pagi mengatakan, advokat mentega merupakan varietas unggulan yang tengah dikembangkan pemerintah Kabupaten Sikka, karena merupakan varietas endemis.

Kapolres Kupang Bantu Nenek Agustina Wali Djo

"Advokat ini hanya ada di Kabupaten Sikka. Induk advokatnya ada di Desa Tebuk yang kini usianya mencapai 48 tahun, " terang Kadis Mauritz.

Varietas advokat mentega ini, jelasnya, dikembangkan sejak tahun 2007 lalu bekerja sama dengan Lembaga Pusat Pengkajian dan Penelitian Universitas Nusa Cendana Kupang.

Bocah Lima Tahun di Kupang Ditemukan Sendirian Di samping Hotel, Diduga Lupa Jalan Pulang

Varietas ini dikembangkan karena memiliki beberapa keunggulan antara lain, berdaging tebal, berasa gurih serta dagingnya mudah dilepas dari biji dan kulitnya juga memiliki berat kisaran 500-600 gram setiap buahnya.

Mauritz menegaskan, pada saat peresmian Bendungan Napun Gete, Presiden Jokowi juga akan menanam pohon advokat mentega di sekitar bendungan.

"Kami sudah siapkan 5 pohon advokat mentega setinggi 2,8 meter yang akan ditanam langsung oleh Bapak Presiden Jokowi," papar Kadis Mauritz.

Selain advokat, akan dilakukan penanaman masal berbagai anakan tanaman buah di sekitar lokasi bendungan. Anakan yang akan ditanam itu antara lain anakan mangga, anakan sirsak dan nangka.

Kadis Mauritz berharap, dengan momen ini advokat mentega akan terus dikembangkan sehingga menjadi varietas unggulan asli dari Kabupaten Sikka. Selama ini, pihaknya terkendala anggaran sehingga upaya pengembangan advokat mentega terhenti.

"Advokat jenis ini sudah dikembangkan sejak tahun 2007 hingga tahun 2013. Kita kesulitan anggaran sehingga pengembangannya sedikit terkendala. Tapi kami sudah distribusi anakan advokat mentega ini ke masyarakat agar bisa ditanam di kebun mereka," papar Kadis Mauritz. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved