Breaking News:

China Jatuhkan Hukuman Mati Terhadap Koruptor, Ditembak Tanpa Penutup Kepala Dihadapan Para Undangan

Peneliti Amnesty International China, Kai Ong, mengklaim China sering mengadakan rapat umum untuk mengumumkan hukuman mati kepada orang-orang.

tribun bangka.com
Regu tembak menggiring terpidana mati yang hendak dieksekusi mati di sebuah lapangan. Suntikan mematikan telah mengambil alih sebagai bentuk utama eksekusi di China. 

China Jatuhkan Hukuman Mati Terhadap Koruptor, Ditembak Tanpa Penutup Kepala Dihadapan Para Undangan

POS-KUPANG.COM -- Pemerintah China ternyata tak mengenal kata ampun. Bila seseorang melakukan tindakan korupsi, maka hukumannya ditembak mati.

Para koruptor itu dihukum mati dengan cara ditembak di lapangan terbuka dan tanpa penutup kepala.

Tapi ada juga tindakan lain, yakni China menggunakan mobil maut dan suntikan mematikan untuk mengeksekusi para terpidana mati, sebagiannya adalah pelaku korupsi.

China dikatakan mengeksekusi jauh lebih banyak orang daripada gabungan seluruh dunia - dengan van maut bergerak yang mengerikan dan regu tembak, demikian Amnesty International melaporkan.

Negara bagian tidak membagikan angka tersebut tetapi diperkirakan lebih dari 657 total tahunan di seluruh dunia.

Peneliti Amnesty International China, Kai Ong, mengklaim China sering mengadakan rapat umum untuk mengumumkan hukuman mati kepada orang-orang.

“Pemerintah China masih melihat penggunaan hukuman mati sebagai pencegah kejahatan yang efektif.," kata Kai Ong dikutip Daily Star, Jumat (19/2/2021).

"Setiap bulan Juni, pemerintah daerah sering mengadakan demonstrasi hukuman massal, di mana siswa, guru, dan masyarakat diundang untuk menyaksikan pengadilan menjatuhkan hukuman mati kepada individu yang dihukum karena kejahatan terkait narkoba," katanya lagi.

Memang, eksekusi mati di China dilakukan di tempat terbuka dan disaksikan ribuan orang yang sengaja diundang.

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved