Breaking News:

Berita NTT Terkini

Pentingnya Saling Menguatkan, Kisah Inspiratif Warga Asal NTT yang Sembuh Covid di Mataram, NTB

Saling menguatkan antar sesama dengan tidak membedakan suku, agama dan ras serta pelayanan prima  tenaga medis dan Tim Satgas Covid yang disertai deng

Pentingnya Saling Menguatkan, Kisah Inspiratif Warga Asal NTT yang Sembuh Covid di Mataram, NTB
istimewa
Ambu, karywan Bank

POS KUPANG.COM, KUPANG-Saling menguatkan antar sesama dengan tidak membedakan suku, agama dan ras serta pelayanan prima  tenaga medis dan Tim Satgas Covid yang disertai dengan fasilitas yang memadai, cukup membantu dan membangkitkan seseorang dari Covid-19. 

Pengalaman inspiratif dan motivatif ini dibagikan Ambu, karyawati bank asal NTT yang sedang bekerja di Mataram, Provinsi NTB dalam akun facebooknya, Sabtu (20/2/2021). 

Kisah ini patut dijadikan motivasi dan merubah cara pandang kita terhadap Covid-19, baik oleh masyarakat maupun pemerintah dalam memberikan penguatan dan pelayanan terhadap pasien Covid-19 . Berikut kisahnya :

Puji Tuhan setelah terkonfirmasi Covid -19 pada tanggal 5 Februari, dan menjalankan isolasi selama 14 hari , kemarin Jumat hasil rapid antigen menunjukkan hasil negatif.

Untuk hasil PCR yang dilakukan sejak tgl 15 , saat ini belum keluar hasil karena terkendala alat yang rusak karena sampel overload maka saya memutuskan utk melanjutkan karantina di rumah dan rapid antigen utk sementara biar lebih aman.

Jadi begini ceritanya Gaess.

Untuk tanggal pasti terkena saya kurang tahu pasti, dan kira-kira kena di mana. Apalagi kondisi pekerjaan yang harus berhadapan dengan banyak orang. Cuman sudahlah. Berpikir kena dimana agak menyita pikiran, jadi yah terima kenyataan aja.

Jujur , sejak awal pandemi saya berusaha keras utk menjaga diri saya. Hal ini dikarenakan saya memang ada bawaan alergi debu juga dingin serta ada polip .  

Sejak kecil , bersin-bersin dan flu sudah menjadi bagian dalam hidup. Dan, juga jika ada perubahan cuaca , terkadang radang tenggorokan. Juga cukup sensi dgn minuman dingin. Dalam setahun , terkadang 3 kali radang tenggorokan . Menghadapi Covid , karena kondisi ada sakit seperti ini, saya berusaha jalankan Prokes seketat mungkin, dan selain berusaha ketat jalankan Prokes juga  cukup cerewet mengingatkan orang lain. 

Hand sanitizer , masker medis serta rajin cuci tangan sudah saya lakukan tapi yah kena juga. Sekitar akhir Januari, saya merasa tenggorokan mulai radang dan mulai terasa panas di tenggorokan. 

Halaman
1234
Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved