Breaking News:

Berita Kupang Terkini

Banjir Terjang Dua RT di Desa Oebelo, Camat Kuteng Pantau Lokasi

Banjir setinggi betis orang dewasa ini melanda dua RT yakni RT 16 dan RT 20. Terhadap kejadian ini, Camat Kupang Tengah, Ridolf Tlaan bersama anggota

Dok. Camat Kupang Tengah.
Camat Kupang Tengah, Ridolf Tlaan saat memantau lokasi banjir di Desa Oebelo, Sabtu (20/2/2021). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM I KUPANG---Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Kupang menyebabkan terjadi luapan banjir di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah.

Banjir setinggi betis orang dewasa ini melanda dua RT yakni RT 16 dan RT 20. Terhadap kejadian ini, Camat Kupang Tengah, Ridolf Tlaan bersama anggota Tagana dan BPBD Kupang sudah turun ke lokasi memantau kondisi lapangan.

Camat Ridolf Tlaan kepada Pos-Kupang, Sabtu (20/2), hujan deras selama dua hari belakangan ini mencapai puncak pada Pukul 10.00 Wita dimana terjadi luapan banjir dari Kali yang ada di Desa Oebelo.

Banjir, katanya, menggenangi rumah warga di RT 16 dan RT 20 termasuk lahan persawahan milik warga. Tidak ada korban jiwa tetapi harta benda milik warga terbenam lumpur.

"Saya sudah turun ke lokasi bersama kepala desa juga tim Tagana dan BPBD. Memang ini kejadian hampir setiap tahun dan bukan berarti pemerintah tidak pernah berusaha. Kami sudah melakukan pendekatan dengan warga yang punya tanah agar bisa dibuka agar aliran banjir terarah menuju laut," kata Ridolf.

Dirinya menceritrakan bahwa beberapa kali bersama kepala desa menemui pemilik lahan agar diberikan sedikit ruang untuk pelurusan drainase dari Kali yang ada di areal aliran banjir. Namun, warga pemilik lahan tidak mengijinkan maka setiap kali hujan akan muncul luapan banjir karena terhalang dengan lahan warga.

"Jadi kalau orang bilang pemerintah masa bodoh tidak juga. Kami lakukan pendekatan pemilik tanah tapi tuan tanah tidak kasih kami mau cari alternatif apa. Ini titik persoalannya. Drainase di dekat jembatan pernah alat berat kasih perlebar tapi begitu aliran banjir menuju laut, terhalang lagi dengan lahan warga maka banjir terpantul kembali menggenangi pemukiman warga," jelas Ridolf.

ANDA SUAMI CERDAS - Pegang di 7 Titik Ini Bikin Wanita Mudah Orgasme, Taktik Menakuti MUNCRAT Info

Saat ini , katanya, para korban sudah dievakuasi ke lokasi yang agak aman dari aliran banjir. Bantuan daruratpun sudah didorong ke lokasi untuk membantu warga.

PIALA MENPORA 2021 :Siap Jadi Tuan Rumah, Arema FC Belum Dapat Surat Resmi, Info SPORT Terkini

"Saya dan pak Pejabat kades baru kembali dari lokasi banjir yaitu di RT.20 tepatnya di Jalan Timor Raya batas dengan  Desa Tanah Merah) dan RT 16  di belakang Gereja Calvari Puluthie. .Untuk kepastian data nanti hari Senin baru bisa diperoleh melalui Pejabat kades, petugas dr BPBD dan dinas sosial yang mash ada dil apangan mengidentifikasi jumlah warga yang terkena dampak banjir ini. Mereka akan satukan dalam laporan yang lebih valid," jelas Ridolf.(*)

Plh Bupati Malaka Turun Lapangan Bersihkan Sampah di Betun

Camat Kupang Tengah, Ridolf Tlaan saat memantau lokasi banjir di Desa Oebelo, Sabtu (20/2).
Camat Kupang Tengah, Ridolf Tlaan saat memantau lokasi banjir di Desa Oebelo, Sabtu (20/2/2021). (Dok. Camat Kupang Tengah.)
Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved