Breaking News:

Renungan Harian

Renungan Harian Katolik, Jumat 19 Februari 2021: MEMAKNAI PUASA 

Kita telah berada di masa Prapaskah. Perayaan Prapaskah diawali dengan penerimaan abu di dahi dan atau di kepala kita.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Hironimus Nitsae 

Renungan Harian Katolik, Jumat 19 Februari 2021: MEMAKNAI PUASA  (Injil Matius 9:14-15)

Oleh: RD. Hironimus Nitsae

POS-KUPANG.COM - Kita telah berada di masa Prapaskah. Perayaan Prapaskah diawali dengan penerimaan abu di dahi dan atau di kepala kita. Penandaan ini dimaksudkan agar kita kembali mengenal area spiritual kita sebagai area di mana otak dan atau akal budi kita bekerja. Salah satu pekerjaannya adalah berproses untuk sebuah jalan pertobatan dari tiap kesalahan yang kita buat sebagai manusia.

Kisah Injil hari ini mengetengahkan kepada kita perihal berpuasa yang dijalani oleh para murid Yesus. Ada hal yang dipersoalkan para murid Yohanes berkaitan dengan aktivitas para murid Yesus yang dianggap tidak berpuasa.

Penulis Injil Matius memahami konteks berpuasa para murid Yesus dalam kacamata Mempelai diambil dari tengah mereka. Pada konteks ini Mempelai itu adalah Yesus yang diambil dari tengah-tengah mereka untuk menjalani peristiwa Salib.

Para murid Yesus pada saat itulah harus menjalani puasa untuk turut terlibat dalam penderitaan, sengsara dan wafat yang dialami oleh Yesus.

Tiap kita pun sebagai orang beriman, percaya bahwa Yesus rela mengalami peristiwa salib demi keselamatan kita. Karena itu, puasanya kita adalah berusaha untuk membangun sebuah tindakan sukarela yang keluar dari kesadaran diri untuk juga bersolider terhadap sesama. Kita hidup tidak semata bagi diri sendiri. Kita hidup juga bagi sesama.

Momentum Prapaskah ini semoga menjadikan kita lebih menyadari sisi sosial kita di hadapan sesama.*

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved