Breaking News:

Pedagang Di Pasar Naikoten Turut Mengeluh Rencana Kenaikan Sewa Lapak

Sejumlah pedagang Pasar Inpres Naikoten, Kota Kupang mengeluhkan hal yang sama yaitu rencana kenaikan sewa lapak oleh PD Pasar

POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
Susana sepih dari pembeli di pasar Naikoten, kota Kupang, Jumat (19/2/2021). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sejumlah pedagang Pasar Inpres Naikoten, Kota Kupang mengeluhkan hal yang sama yaitu rencana kenaikan sewa lapak oleh PD Pasar.

Hal ini, seperti yang di rasakan oleh pedagang pasar di Oebobo kecamatan kelapa Lima, Kota Kupang.

Seorang pedagang berinisal M, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (19/2) siang mengatakan kenaikan sewa lapak di pasar Naikoten baru dimulai awal tahun 2021 ini.

Siviardus Marjaya : NTT Masuk Urutan Ketiga Daerah Termiskin di Indonesia Karena Banyak Indikator

Dia menuturkan, kenaikan ini tidak dibarengi dengan kondisi pengahasilan pedagang yang menurun sejak awal Pandemi.

Selain menurunnya omset, ia menuturkan, sejak menempati lapak ini sebelum adanya pembangunan pasar oleh Pemkot Kupang, baru kali ini ia menyewa lapak dengan harga yang sangat tinggi.

Calista, Bocah Penderita Tumor Asal Wudi Manggarai Kini Telah Dioperasi, Maria: Terima Kasih

"Saya tempati lapak ini sebelum ada pasar. Dulu tidak ada lapak. Dibangun lapak maka kami tempati dan harganya sampai pada tahun 2020 kemarin saya masih bisa bayar. Tetapi tahun ini, jujur saya mau bagaimana. Saya terpaksa bayar dengan cara meminjam uang dari orang lain, biar saya cicil ke orang yang bersangkutan dari pada saya dikeluarkan dari lapak" jelas M, perempuan parubaya berusia sekira 60-an tahun.

Dirinya juga mengakui, sejak membayar lapak tanggal 20 januari 2021 lalu, hingga kini belum menerima surat kontrak perpanjangan sewa lapak dari PD pasar, padahal, dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, dirinya selalu mendapat perpanjangan surat perpanjangan sewa lapak dari PD pasar ketika dirinya telah membayar sewa lapak.

Selain M, pedagang lain yang menjual pakan ternak juga mengutarakan hal yang sama. Dirinya, menjadi tambah beban akibat sewa lapak yang direncanakan akan dinaikan oleh pihak perusahan daerah (PD) pasar kota Kupang.

Dirinya mengakui, sejak menerima surat pemberitahuan ia lalu menicil harga sewa lapak tersebut ke pihak PD pasar untuk mengurangi bebannya.

Dirinya yang menempati lapak sejak 5 tahun lalu ini, menjelaskan, dirinya kaget ketika menerima surat pemberitahuan dari PD pasar, tanpa sosialisasi sebelumnya.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved