Breaking News:

Kemenhukham NTT Dorong Peningkatan Reputasi Produk, Erni Mamo Ajak Pelaku Usaha Daftarkan Merek

Kemenhukham NTT Dorong Peningkatan Reputasi Produk, Erni Mamo Li Ajak Pelaku Usaha Daftarkan Merek

POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Ngobrol Asyik Bersama Pos Kupang dengan Tema Peran Pendaftaran Merk Bagi Peningkatan Reputasi Produk. 

Pihak Kemenhukham NTT Dorong Peningkatan Reputasi Produk, Erni Mamo Li Ajak Pelaku Usaha Daftarkan Merek

POS-KUPANG.COM - PELAKU usaha wajib mendaftarkan merek di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenhukham). Selain bertujuan agar merek dagang atau bisnis bisa dimiliki secara eksklusif dan dilarang untuk dipakai pihak lain tanpa seizin pemilik merek, pendaftaran mereka penting dilakukan untuk keberlangsungan usaha.

Kepala Bidang Pelayanan Hukum pada Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Provinsi NTT Erni Mamo Li mengatakan, merek merupakan salah satu dari kekayaan intelektual sebagai tanda kepemilikan terhadap suatu produk barang maupun jasa.

Polemik Nasabah dan BPR Larantuka, Ketua PN Larantuka Diadukan ke KY

"Kekayaan intelektual ini sendiri terbagi atas dua kelompok besar, yakni kekayaan intelektual komunal atau kepemilikan bersama dan kekayaan intelektual perorangan yang merupakan kepemilikan perseorangan atau pribadi," jelas Erni saat Ngobrol Asyik Bersama Pos Kupang dengan tema Peran Pendaftaran Merek Bagi Peningkatan Reputasi Produk, Selasa (16/2/2021).

Pembicara lainnya adalah Kepala Pusat Studi HAM, HaKI, Kependudukan, Gender dan Anak (H2KGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Simplexius Asa dan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkumham NTT, Dientjee B Logo. Acara dipandu jurnalis Pos Kupang, Novemy Leo.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi: Saya Ini Seperti Wasit Tinju

Menurut Erni dengan adanya hak cipta dan hak-hak industri yang terdiri dari merek, paten, desain industri, tata letak sirkuit terpadu, rahasia dagang itu merupakan hak-hak kekayaan intelektual yang bersifat personal.

"Jika seseorang ingin memberi tanda tertentu terhadap produk yang dimiliki, tanda itu terserah dari pemiliknya sendiri dengan kreativitasnya membuat suatu tanda unik yang bagi dia cocok untuk ditempelkan pada produknya tersebut sehingga produk ini akan mempunyai suatu tanda tersendiri pada saat beredar di pasaran. Karena sesungguhnya kalau produk itu sudah terkenal, kita membeli mereknya bukan produknya. Seperti contoh orang mau beli air mineral pasti bilang beli Aqua, padahal Aqua itu merek," papar Erni.

Kasubid Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkumham NTT, Dientjee B Logo menyebut alasan mengapa pendaftaran merek penting. Pertama, sebagai bukti hukum karena ketika mendaftar merek, perlindungan hukumnya bersifat konstitutif.

"Jadi didaftar dulu baru perlindungan hukumnya berjalan sehingga ketika ada yang meniru atau membajak karena mungkin merknya sudah terkenal maka pemilik bisa mengklaim karena ada legalitas yang bisa dipakai untuk klaim merek," terang Dientjee.

Selain itu, lanjut Djientjee, juga untuk memberikan image terhadap produk terhadap mutu.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved