Penanganan Covid

Kasus Positif Covid-19 di Sumba Timur Terbanyak di Kota Waingapu dan Kambera

Kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini mencapai angka 284 kasus. Kasus terbanyak ada di Kecamatan Kota Waingapu dan Kecamatan Kambera

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Sekda Sumba Timur Domu Warandoy 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini mencapai angka 284 kasus. Kasus terbanyak ada di Kecamatan Kota Waingapu dan Kecamatan Kambera.

Informasi yang diperoleh , Selasa (2/2/2021) menyebutkan, kasus positif Covid-19 di kabupaten ini selalu ada penambahan. Selain ada penambahan, kasus yang sembuh juga terus bertambah.

Total kasus positif hingga Senin (1/2/2021) mencapai 284 kasus. Dari jumlah itu, ada 12 kasus meninggal dunia, 176 kasus dinyatakan sembuh dan 96 masih dirawat.

Baca juga: Inilah Bacaan Surah Yasin, Juz 22-23, Surat Ke 36 : 83 Ayat Lengkap Tulisan Latin, Arab & Terjemahan

Penambahan kasus pada Senin (1/2/2021) itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium secara Polymerase Chain Reaction (PCR).

Hasil laboratorium menyatakan terdapat 22 sampel terkonfirmasi positif, yang terdiri dari 18 kasus baru dan empat kasus lama. Sedangkan hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) ditemukan tujuah sampel yang pot, yakni satu kasus lama dan enam kasus baru, sehingga total penambahan kasus baru pada Senin (1/2/2021) sebanyak 24 kasus.

Baca juga: Dapat Pahala, Bacalah Surah Yasin, Juz 22-23 Surat Ke 36 : 83 Ayat Lengkap Arab Latin dan Terjemahan

Ke-24 kasus itu berasal dari Kecamatan Kota Waingapu sebanyak 12 kasus, Kecamatan Kambera 11 kasus dan Kecamatan Umalulu satu kasus.

Pada hari yang sama juga ada berita gembira, yakni tiga kasus positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Ketiga kasus itu berasal dari Kecamatan Kota Waingapu.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dalam edaran PPKM tersebut pemerintah menambah jam operasional toko-toko dan pasar.

Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M. Si mengatakan, dengan mengevaluasi hasil penerapan PPKM tahap pertama sejak tanggal 16-31 Januari 2021, maka pemerintah setempat mengeluarkan edaran perpanjang PPKM, yakni mulai tanggal 1 -14 Februari 2021.

Perpanjangan PPKM ini, ada penambahan jam atau waktu beroperasinya toko dan pasar.

"Perpanjangan PPKM diberlakukan dengan melihat kondisi penularan Covid-19 di Sumba Timur sejak tanggal 16-31 Januari 2021, belum menunjukkan penurunan yang signifikan sebagai akibat masih adanya transmisi lokal," kata Domu.

Sementara itu,bagi pelaku perjalanan dari dan ke Sumba Timur juga diwajibkan mengantongi keterangan bebas Covid-19, baik dengan rapid Antigen maupun PCR.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS - KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved