Breaking News:

LEDAKAN Besar di Arab Saudi, Kelompok Pelaku Mengaku Balas Dendam Atas Pemboman di Bagdad

Kelompok Houthi di Yaman membantah sebagai pihak yang ada di balik ledakan di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada Selasa (26/1/2021).

Editor: Alfred Dama
(AFP PHOTO/FRANCK FIFE)
Serangan udara yang diluncurkan Houthi sebelumnya jarang sekali mencapai ibu kota Riyadh 

LEDAKAN Besar di Arab Saudi, Kelompok Pelaku Mengaku Balas Dendam Atas Pemboman di Bagdad

POS KUPANG.COM -- Arabd Saudi dihantam ledakan hebat yang mengguncang iu kota Riyadh. Selama ini, hanya kelompok Houthi yang bermusuhan dengena pemerintah Arab Saudi

Namun kelompok bersenjata yang berpusat di Yaman itu membantah melakukan serangan besar itu

Kelompok Houthi di Yaman membantah sebagai pihak yang ada di balik ledakan di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada Selasa (26/1/2021).

Di sisi lain, sebuah kelompok yang menamakan diri Alwiya Alwaad Alhaq mengeklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut, sebagaimana dilansir Reuters.

Alwiya Alwaad Alhaq merupakan kelompok yang masih tidak dikenal hingga saat ini.

Baca juga: ISRAEL Rencanakan Serangan Besar Mematikan ke Iran, Kini Upgrade Kemampuan Militer, Ini Strateginya

Baca juga: ANCAMAN Tegas China, Kemerdekaan Taiwan Berarti Perang, Tiiongkok Siap Serbu Taipe

Baca juga: Varian Baru Covid-19 Cepat Menular, WHO Ungkap Virus Baru Covid-19 Sudah Tersebar di 70 Negara

Dilansir dari I24News , Alwiya Alwaad Alhaq , jika diterjemahkan langsung menjadi "Brigade Janji Sejati", mengunggah pesan panjang di akun Telegram mereka.

Kelompok yang dikabarkan berbasis di Irak tersebut mengeklaim sengaja menargetkan beberapa target di Riyadh.

"Mengikuti desakan orang-orang Arab di Teluk Arab atas kejahatan terhadap negara-negara di wilayah itu, kami, anak-anak Jazirah Arab, telah memenuhi janji kami dan mengirim drone teror ke kerajaan Al-Saud dan menargetkan benteng mereka di Al Yamamah Palace dan target lainnya di Riyadh," bunyi pernyataan itu.

Alwiya Alwaad Alhaq menekankan bahwa percobaan serangan di Riyadh tersebut merupakan tindakan balas dendam atas pengeboman mematikan di pasar Baghdad

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved