Breaking News:

Berani Bongkar Bisnis Vaksin di Hadapan Jokowi, Begini Kabar Ribka Tjiptaning Kini, Memprihatinkan?

Berani Bongkar Bisnis Vaksin di Hadapan Jokowi, Begini Kabar Ribka Tjiptaning Kini, Memprihatinkan?

Deytri Aritonang/KOMPAS.com
Berani Bongkar Bisnis Vaksin di Hadapan Jokowi, Begini Kabar Ribka Tjiptaning Kini, Memprihatinkan? 

POS-KUPANG.COM - Berani Bongkar Bisnis Vaksin di Hadapan Jokowi, Begini Kabar Ribka Tjiptaning Kini, Memprihatinkan?

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning menolak vaksinasi Covid-19.

Penegasan itu disampaikannya dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Direktur PT Bio Farma, di Komisi IX, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (12/1).

Baca juga: Sebut Natalius Pigai Cengeng Denny Siregar Tulis Komentar Menohok Ini, Bandingkan dengan Ahok BTP

Baca juga: Baju-baju Andin Alfahri di Ikatan Cinta Dijual, Amanda Manopo Pakai Uangnya Untuk Korban Bencana

Baca juga: Nikita Mirzani Disebut Kalah Kaya dari Pacar Dipo Latief, Nikita Cuek: Bodoh Amat, Gue Nggak Peduli!

Selain menolak vaksinasi Covid-19, anak buah Megawati pimpinan PDIP, juga membongkar cerita bisnis vaksin. Dia meyakini program vaksinasi Covid-19 yang digalakkan presiden Jokowi juga tak jauh dari bisnis vaksin.

Alasan menolak vaksinasi Covid-19, menurut Ribka, belum ada satu pun pihak yang dapat memastikan keamanan vaksin Covid-19 yang rencananya akan diberikan secara massal di Tanah Air mulai Rabu (13/1) ini.

"Kalau persoalan vaksin, saya tetap tidak mau divaksin. Mau vaskin yang umur 63 tahun ke atas, mau vaksin buat semua umur, saya tidak mau," ujarnya lantang.

Mantan pimpinan Komisi IX ini bahkan mengaku akan memilih untuk membayar denda jika itu menjadi sanksi bagi mereka yang menolak untuk divaksin.

"Misalnya saya hidup di DKI, semua anak cucu saya dapat sanksi lima juta (karena menolak vaksin), mending gua bayar, saya jual mobil," ujarnya.

Selain menolak vaksinasi Covid-19, Ribka juga mengatakan bahwa wabah flu burung (H5N1) yang dikabarkan sempat melanda Indonesia beberapa tahun lalu itu sebenarnya tak terjadi.
"Flu burung itu enggak ada. Sampai selesai H5N1 itu tidak ditemukan," katanya.

Karena tidak percaya pada wabah flu burung, Ribka mengaku pernah menolak anggaran flu burung yang diajukan oleh Kementerian Kesehatan ketika dimpimpin oleh Siti Fadilah Supari. "Waktu itu saya ketua Komisi IX, saya menolak anggaran flu burung," katanya.

Halaman
1234
Editor: maria anitoda
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved