Prabowo Subianto Bakal Tak Berkutik Bila Jusuf Kalla dan Bu Mega Maju di Pilpres 2024, Kata Siapa?

Dua tokoh nasional tersebut, yang Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, dan Jusuf Kalla. mantan Wakil Presiden Indonesia.

Editor: Frans Krowin
Kompas.com
Senin, 25 Januari 2021 11:50 zoom-inlihat fotoJoe Biden Menang Pilpres AS, Jusuf Kalla Berpeluang di Pilpres 2024, Megawati Ikut Turun Gunung? Kompas.com Jokowi, Megawati dan Jusuf Kalla Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Joe Biden Menang Pilpres AS, Jusuf Kalla Berpeluang di Pilpres 2024, Megawati Ikut Turun Gunung?, https://kaltim.tribunnews.com/2021/01/25/joe-biden-menang-pilpres-as-jusuf-kalla-berpeluang-di-pilpres-2024-megawati-ikut-turun-gunung?page=4. Editor: Januar Alamijaya 

"Ada dukungan parpol atau tidak, jangan melupakan bahwa yang namanya 'Mahathir Effect'. Ini seperti fenomena bola salju, menggelinding makin besar dan terbukti misalnya Amerika Serikat pada dua perhelatan pemilu terakhir ini memunculkan orang-orang tua sebagai presiden terpilih Donald Trump dan kemudian juga yang lebih tua Joe Biden," kata Refly.

Refly juga menyoroti umur JK dan Joe Biden yang tak jauh beda, hanya berjarak berapa bulan saja.

Hal itu bisa membuat JK memiliki peluang menjadi presiden seperti Joe Biden.

"Ternyata JK juga usianya sama saja dengan Joe Biden, hanya JK tua enam bulan. Kalau dia ingin maju di tahun 2024, jadi usianya nanti 82 tahun. Artinya bukan tidak mungkin JK kembali menjadi calon presiden jika memang ada peluang ke arah itu," ucapnya.

Refly juga menyinggung kemungkinan Megawati Soekarnoputri kembali maju presiden, lantaran usia Mega yang lebih muda ketimbang JK.

Dia menegaskan untuk tidak menutup peluang Megawati dan JK maju dalam Pilpres 2024.

"Bukan tidak mungkin konstelasi berubah menjadi drastis, yang maju sebagai calon presiden adalah Megawati Soekarnoputri dari koalisi istana, why not," katanya.

"Jangan tutup peluang Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla. Bisa jadi, tiba-tiba orang lanjut usia itu justru kembali bertarung dalam Pilpres. Itu yang namanya politician never die," imbuhnya.

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengandaikan diri menjadi penguasa, Minggu (10/5/2020).
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengandaikan diri menjadi penguasa, Minggu (10/5/2020). (YouTube Refly Harun)

Refly menilai, Megawati akan melihat saingannya tidak banyak lagi.

Hal ini berbeda dengan Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 saat Mega merelakan Joko Widodo (Jokowi) maju.

Sementara, pada Pilpres 2024 Jokowi tidak akan maju lagi lantaran sudah dua periode jadi presiden.

Bagi JK, lanjut Refly, bahkan bisa dua periode menjadi presiden karena belum pernah menjadi presiden jika berminat mencalonkan diri.

"Siapa tahu? Kalau kita bicara usia, usia itu kan tergantung. Kalau maintenance-nya bagus, ya orang yang lebih senior dari kita bisa saja jauh lebih sehat dibandingkan kita semua yang jauh lebih muda. Dan ini akan mengubah konstelasi yang luar biasa," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Refly Harun tak banyak berkomentar tentang peluang Prabowo Subianto sebagai pengganti Presiden Jokowi.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved