Breaking News:

Kapolres Kupang Kota dan Dandim Kupang Pantau Warga Korban Longsor di Gereja TDM

Brimob Polda NTT juga membangun dapur lapangan yang dibantu oleh ibu ibu gereja untuk menyiapkan makanan bagi para penyintas.

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kondisi warga RT.16/RW.04 Kelurahan TDM Kecamatan Oebobo Kota Kupang yang mengungsi sementara di Aula Gereja Katolik St Petrus Rasul TDM, Selasa (26/1).   

Kapolres Kupang Kota dan Dandim Kupang Pantau Warga Korban Longsor di Gereja TDM

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kapolres Kupang Kota AKBP Satria Perdana PT Binti dan Komandan Kodim 1604 Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo memantau korban longsor di Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo Kota Kupang, Selasa (26/1) pagi. 

Kapolres Satria dan Dandim Abraham tiba di Gereja Katolik Santo Petrus Rasul TDM sekira pukul 08.30 Wita. 

Setelah tiba, Kapolres disambut Pastor Paroki Santo Petrus Rasul, RD. Leonardus Enos Dau. Setelah menyempatkan diskusi bersama RD Enos Dau, Kapolres Satria dan Dandim Abraham memantau dan  para penyintas yang menjadi korban longsor pada Senin, 25 Januari 2021 kemarin.

Longsor yang terjadi di bantaran sungai Liliba di wilayah RT.16/RW.04 Kelurahan TDM Kecamatan Oebobo itu menelan 2 korban jiwa. 

Usai peristiwa, sebanyak 146 orang diungsikan sementara di Aula Gereja Katolik St Petrus Rasul TDM. Mereka terdiri dari 30 keluarga dan warga yang indekos di lokasi itu.  

Dandim Abraham mengatakan, untuk menghindari korban berikut maka warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor diminta untuk mengamankan diri dan keluarga mereka. Hal tersebut dilakukan karena ada kerawanan terhadap longsor di lokasi mereka.

Pihak Pemerintah berkoordinasi dengan pihak Gereja Katolik St Petrus Rasul TDM untuk menyediakan tempat penampungan sementara. 

"Harapan kita warna juga sadar untuk mengamankan diri masing masing bersama keluarga. Dari Pemda sudah melarang untuk tinggal disana karena itu bantaran kali," ujar Dandim Abraham. 

Sementara itu, Kapolres Satria menjelaskan, berdasarkan pantauan lapangan terdapat potensi terjadi longsor susulan karena cuaca ekstrem yang saat ini sedang berlangsung. Karena itu, warga diminta untuk lebih berhati-hati.

Terkait hasil pantauan mereka, Kapolres Satria menjelaskan kondisi para penyintas yang sementara berada di Aula Gereja St Petrus Rasul TDM dalam keadaan baik dan sehat. Persediaan pangan untuk saat ini cukup. Bantuan dari TNI-Polri dan masyarakat lainnya dikelola oleh pihak gereja.

"Kondisi mereka dalam keadaan sehat dan baik. Untuk pangan, dukungan makanan saat ini masih cukup," kata Kapolres Satria.

Selain itu, Brimob Polda NTT juga membangun dapur lapangan yang dibantu oleh ibu ibu gereja untuk menyiapkan makanan bagi para penyintas.

"Kita terus koordinasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Gereja Katolik St Petrus Rasul TDM yang telah menampung mereka," kata Kapolres Satria. 

Baca juga: TAK MAIN-MAIN, Mantan Ajudan Presiden Soekarno Puji Presiden Jokowi Sosoknya Tidak Berubah dari Dulu

Usai pemantauan oleh Dandim Kupang dan Kapolres Kupang Kota, Polwan dari Satlantas Polres Kupang Kota melakukan pendampingan dan trauma healing bagi anak anak yang ada di lokasi penampungan sementara. Anak anak diajak bermain aneka game seru dan bercerita. Anak anak juga diberi kado ketika mampu memenangkan game yang dimainkan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved