Breaking News:

Superball

Pemprov Jawa Tengah Izinkan PSIS Semarang Pakai Stadion Jatidiri Sebagai Home di Liga 1 2021, INFO

Saat Liga 1 2020 dihentikan, justru PSIS Semarang mendapat izin menggunakan Stadion Jatidiri sebagai kandang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jaw

psisfcofficial
Yoyok Sukawi memaklumi banyak pemain asing yang hengkang dari klub Liga 1 

POS KUPANG.COM-- Saat Liga 1 2020 dihentikan, justru PSIS Semarang mendapat izin menggunakan Stadion Jatidiri sebagai kandang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Keputusan dari Pemprov Jawa Tengah itu dituangkan melalui surat dengan nomor 426 (23) tertanggal 22 Januari 2021 dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah.

Surat itu ditandatangani oleh Kepala Disporapar Jawa Tengah, Sinoeng Nugroho Rachmadi, atas nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Setelah dilakukan kajian dan pencermatan secara mendalam, atas permohonan PT Mahesa Jenar PSIS Semarang, dimaksud, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah selaku pengguna barang, dengan ini memberikan rekomendasi pemakaian Stadion Utama Jatidiri sebagai home base pada pelaksanaan Liga Indonesia Tahun 2021," demikian isi surat keputusan dari Pemprov Jawa Tengah dikutip dari situs resmi klub.

Baca juga: Yakinkan Polri,PT Liga Indonesia Baru akan Simulasi Pertandingan Selama 10 Menit, Liga 1 Indonesia

"Selanjutnya, berkaitan dengan dimulainya pelaksanaan pekerjaan konstruksi (lanjutan) pembangunan Stadion Utama Jatidiri, maka PT Mahesa Jenar PSIS Semarang diminta untuk penyesuaian," bunyi surat keputusan dari Pemprov Jawa Tengah.

"Terakhir, hal-hal yang berkenaan dengan administrasi pemakaian Stadion Utama Jatidiri, akan diatur lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku," bunyi surat itu.

Baca juga: KABARESKRIM POLRI-Irjen Nico Calon Kuat Kabareskrim Ganti Komjen Listyo Sigit Prabowo, Ini Sosoknya

Surat tersebut telah disampaikan oleh Sinoeng Nugroho Rachmadi kepada CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi dan disaksikan ketua umum Panser Biru, Kepareng, dengan mematuhi protokol kesehatan di salah satu tempat makan di Semarang pada Jumat (22/01/21) petang.

CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi.
CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi. (Tribunjateng/fransciscus)

Sikap PSIS 

Sementara itu, terkait penghentian lanjutan kompetisi Liga 1 2020 oleh PSSI, manajemen PSIS Semarang mengapresiasi keputusan tersebut dan mengapresiasi kinerja PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selama ini dalam memperjuangkan kompetisi.

"Pertama, kami apresiasi PSSI dan PT LIB yang selama ini telah berjuang untuk kompetisi. Namun, kenyataannya memang berat menggelar kompetisi resmi di Indonesia di tengah pandemi Covid-19,” kata Yoyok Sukawi.

Halaman
123
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved