Pemkab Belu Alokasikan Rp 16 M Tangani Covid-19 T.A 2021
kegiatan penanganan Covid-19 seperti pengadaan sarana dan prasarana, operasional, honorium dan kegiatan lainnya.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Pemkab Belu Alokasikan Rp 16 M Tangani Covid-19 T.A 2021
POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Pemerintah Kabupaten Belu telah mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 tahun 2021 sekitar Rp 16 M. Dana ini diperuntukan bagi semua program dan kegiatan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 selama tahun anggaran 2021.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu, Florianus Nahak kepada Pos Kupang.Com, Jumat (22/1/2021).
Menurut Florianus dalam perencanaan penanganan Covid-19 tahun 2021 lebih fokus pada penanganan pencegahan sedangkan pemulihan ekonomi dikurangi karena tahun 2020 sudah dialokasikan berupa jaring pengaman sosial (JPS).
"Pemberdayaan ekonomi sudah dialokasi sejak tahun 2020 dalam bentuk JPS. Tahun ini belum ada. Kita fokus pencegahan", kata Florianus.
Total anggaran yang dialokasikan tahun 2021 sebesar Rp 16 M. Dana ini diperuntukan bagi semua program dan kegiatan penanganan Covid-19 seperti pengadaan sarana dan prasarana, operasional, honorium dan kegiatan lainnya.
Menurut Florianus, jumlah anggaran tersebut masih dinilai kurang karena sesuai dengan edaran Mendagri, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 sebesar 25 persen dari total APBD.
Namun, edaran itu baru dikeluarkan setelah APBD Kabupaten Belu ditetapkan.
Pemerintah mengalokasikan dana senilai Rp 16 M berdasarkan perencanaan dan mempertimbangkan perkembangan Covid-19 di akhir tahun 2020. Akan tetapi, di awal tahun 2021, perkembangan kasus Covid-19 meningkat sehingga penanganannya pasti ditingkatkan dan hal itu membutuhkan anggaran.
Terkait rencana penambahan anggaran Covid-19 T.A 2021, Florianus mengatakan, hal itu dilakukan melalui refocusing program kegiatan yang lain. Dananya dialihkan ke pos penanganan Covid-19 yang dikenal dengan sebutan pos Belanja Tidak Terduga (BTT).
Baca juga: Kabar Gembira, 12 Pasien Covid -19 di Kabupaten Sumba Timur Sembuh
Baca juga: 8 Daerah Hari Ini Diprediksi Terjadi Hujan Sedang Hingga Lebat Disertai Petir &Angin; Kencang di NTT
Baca juga: Tidak Sekedar Bumbu Dapur, Wajib Tahu Guys 8 Manfaat Asam Jawa bagi Kesehatan
Florianus yang juga Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Belu menghimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol Covid-19. Pasalnya kasus Covid-19 meningkat dan sudah terjadi transmisi lokal. Peningkatan kasus covid-19 ini terjadi setelah pilkada dan tahun baru. Untuk menekan kasus Covid-19 dibutuhkan sikap disiplin kita semua menerapkan protokol kesehatan. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas).