Breaking News:

Pasien Probable Meninggal Dunia

Pasien Berusia 57 Tahun Reaktif Antigen di Timor Tengah Utara Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

Pasien Reaktif Antigen di TTU Meninggal Dunia, Begini Kronologinya dan dimakamkan sesuai dengan prokes.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Gordy Donofan
Dok. Satgas Covid-19 TTU
Suasana Saat Penguburan Pasien Reaktif Antigen di TTU, Jumat (22/1/2021). 

Pasien Reaktif Antigen di TTU Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-- Pasien dengan hasil rapid antigen positif yang meninggal dunia pada 22 Januari 2021 di ruang isolasi RSUD Kefamenanu.

Pasien dengan inisial RN, (57) dari Kecamatan Biboki Utara ini langsung dimakamkan di TPU Bijaelsunan.

Baca juga: Warga Manubelon Kabupaten Kupang Gempar dengan Kasus Pembunuhan, Polisi Sudah Ringkus Tersangka

Baca juga: Hotman Paris Posting Video Bareng Pengguna Narkoba, Terlibat Kasus? Ini yang Terjadi Sebenarnya

Baca juga: Menang Pilkada, Gibran Rakabuming Terancam Tak Dilantik Jadi Walikota Solo, KPU Beberkan Alasannya

Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU, Kristoforus Ukat kepada POS-KUPANG.COM, Jumat ( 22/01/2021).

Pasien tersebut dirujuk dari Puskesmas Lurasik pada 20 Januari 2021 dan langsung diantar ke RSD Rusunawa BTN. RN sebelumnya dilakukan rapid antibody di Puskesmas Lurasik dengan hasil reaktif pada 20 Januari 2021.

"Karena hasil rapid antibody reaktif maka pada hari yang sama atas saran dari dokter Puskesmas Lurasik dilanjutkan rapid Antigen di RS Halilulik dinyatakan positif antigen," beber Kristoforus.

RN kemudian dirujuk ke RS darurat Rusunawa didampingi istri pada hari yang sama.

Saat tiba di RSD Rusunawa dilakukan observasi dan hasilnya pasien menunjukan gejala sehingga langsung dirujuk lagi ke ruang isolasi di RSUD Kefememanu.

"Sementara itu, istri pasien yg tergolong kontak erat diisolasi dan dirawat di rusumawa. Pasien dirawat selama 3 hari di ruang isolasi RSUD dan pada hari ini sekitar pukul 15.00 Wita pasien menghembuskan nafas terakhir dalam ruang isolasi," ujarnya.

Pasien langsung dibawa ke ruang jenazah untuk persiapan pemakaman sesuai protap kesehatan di tempat pemakamam yang telah disiapkan di TPU Bijaelsunan.

Saat ini istri almahrum masih dikarantina RSD Rusunawa dan besok direncanakan akan dilakukan rapid antigen.

Dia berharap, seluruh masyarakat agar lebih waspada dan benar-benar menerapkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah.

"Keluar rumah untuk hal-hal yang benar-benar dibutuhkan saja guna menghindari penyebaran covid-19 karena saat ini yang paling berbahaya adalah klaster keluarga. Hindarilah orang-orang yang tergolong OTG yang susah dikenal dan dideteksi," pungkas Kristorforus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved