Breaking News:

Usai Twitter&Facebook;, Mulai 13 Januari YouTube juga Blokir Akun Donald Trump,Sempat Unggah 8 Video

Usai Twiter dan Facebook, Mulai 13 Januari YouTube juga Blokir Akun Donald Trump, Sebelum Diblokir Sempat Posting 8 Video Baru

(AFP/MANDEL NGAN via Serambinews.com)
Presiden AS Donald Trump. Usai Twitter&Facebook;, Mulai 13 Januari YouTube juga Blokir Akun Donald Trump,Sempat Unggah 8 Video 

Usai Twiter dan Facebook, Mulai 13 Januari YouTube juga Blokir Akun Donald Trump, Sebelum Diblokir Sempat Posting 8 Video Baru

POS-KUPANG.COM | NEW YORK - Setelah Twitter dan Facebook, YouTube juga memblokir atau menangguhkan sementara akun Donald Trump karena melanggar kebijakan, yakni menghasut kekerasan setelah penyerbuan di Capitol pekan lalu oleh pendukungnya.

kini Donald Trump juga dilarang mengunggah konten di YouTube.

Layanan streaming video yang ada di bawah Alphabet Inc. ini menangguhkan kanal Trump mulai 13 Januari 2021.

Dilansir dari Reuters, YouTube terpaksa harus menutup untuk sementara kanal Donald Trump karena melanggar kebijakan dan mengunggah konten yang menghasut penonton untuk melakukan kekerasan.

Untuk saat ini, kanal milik Trump di YouTube dilarang mengunggah video atau melakukan live streaming selama minimal tujuh hari. Masa penangguhan masih mungkin untuk diperpanjang.

"Mengingat kekhawatiran tentang potensi kekerasan yang sedang berlangsung, kami menghapus konten baru yang di-upload ke akun Donald J. Trump karena melanggar kebijakan kami," kata YouTube dalam pernyataan seperti dikutip Channel News Asia.

Menurut YouTube, akun Donald Trump sekarang dilarang meng-upload video baru atau streaming langsung selama minimal tujuh hari dan bisa diperpanjang.

YouTube menggambarkan tindakan atas akun  Donald Trump tersebut sebagai "teguran" pertama. Berdasarkan kebijakannya, akun akan mereka blokir secara permanen jika terkena tiga teguran.

Facebook pekan lalu menangguhkan akun Facebook dan Instagram Trump, setelah penyerbuan di Capiton yang menewaskan lima orang. Twitter melangkah lebih jauh dengan menghapus akun Trump.

Halaman
12
Editor: Hermina Pello
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved