Beraninya Sri Mulyani Utarakan Permintaan Ini di Hadapan Jokowi, Menteri Lain Belum Tentu Bisa, Apa?

Beraninya Sri Mulyani Utarakan Permintaan Ini di Hadapan Jokowi, Menteri Lain Belum Tentu Bisa, Apa?

Editor: maria anitoda
tribunnews.com/Taufik Ismail
Beraninya Sri Mulyani Utarakan Permintaan Ini di Hadapan Jokowi, Menteri Lain Belum Tentu Bisa, Apa? 

POS-KUPANG.COM - Beraninya Sri Mulyani Utarakan Permintaan Ini di Hadapan Jokowi, Menteri Lain Belum Tentu Bisa, Apa?

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan kesediaannya untuk divaksin setelah Presiden RI Joko Widodo disuntik vaksin corona, Rabu (13/1/2021).  

Sri Mulyani mengatakan hal tersebut saat mengunjungi Istana Merdeka sesaat setelah Jokowi mendapatkan vaksin pertama di Indonesia.

Baca juga: Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo Punya Kembaran Loh, Mirip Banget Tapi Bukan Saudara, Ini Fotonya

Baca juga: Gilanya Harun Yahya, Punya 1000 Pacar dan Suka Berhubungan Intim dengan Cara Mengerikan Ini

Baca juga: Israel Serang Gudang Senjata Iran di Awal Tahun, Teheran Siapkan Balasan, Ini Perbandingan Militer

Di teras Istana Merdeka, Sri Mulyani berbincang dengan Jokowi soal proses vaksinasi tersebut.

Dikatakan Sri Mulyani, Jokowi menyebut divaksin rasanya sama seperti suntik vaksin masa kecil.

Hal tersebut ditulis dalam unggahan akun Instagram pribadi Sri Mulyani.

“Sehat selalu Bapak Presiden. Kami semua siap divaksin,” tulis Sri Mulyani, Rabu (13/10/2021).

Adapun Sri Mulyani datang ke Istana Presiden bersama dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Kedua menteri itu melaporkan perkembangan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF).

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani telah menyampaikan daftar nama anggota Dewan Pengawas (SWF) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (12/1/2021).

Daftar nama anggota Dewan Pengawas SWF tersebut tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) RI  Nomor R-03/Pres/01/2021.

Surpres itu diberikan Sri Mulyani sebagai perwakilan dari pemerintah kepada Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Sebagaimana diamatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2020 tentang LPI yang merupakan aturan pelaksana UU Cipta Kerja, Dewan Pengawas SWF beranggotakan lima orang. Dua di antaranya yang sudah pasti yakni Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir. Sementara sisanya, yakni tiga orang yang berasal dari kalangan profesional.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin berharap SWF bisa segera memulai kegiatan operasionalnya di periode akhir bulan ini. Dengan demikian, SWF bisa menjadi alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia mulai 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved