3 Pasien Covid dan 15 Pasien Reaktif Antigen Serta 7 Pasien Reaktif Antibodi Jalani Karantina
reaktif antibodi menjalani karantina terpusat di Turekisa. Mereka menjalani karantina terpusat dalam rangka untuk mendapat perawatan
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
3 Pasien Covid dan 15 Pasien Reaktif Antigen Serta 7 Pasien Reaktif Antibodi Jalani Karantina
POS-KUPANG.COM | BAJAWA--Sebanyak tiga orang pasien yang dinyatakan positif covid-19 dan 15 yang dinyatakan reaktif antigen serta tujuh yang dinyatakan reaktif antibodi menjalani karantina terpusat di Turekisa. Mereka menjalani karantina terpusat dalam rangka untuk mendapat perawatan medis di sana.
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Ngada, Agustinus Nono mengatakan hal tersebut kepada Pos Kupang saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Ngada, Rabu (13/1/2021) pagi.
Agustinus mengatakan, dari 15 orang yang dinyatakan reaktif antigen terdiri dari 12 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien yang meninggal karena positif covid-19 di Rumah Sakit Komodo Labuan Bajo, sedangkan dua orang lainnya merupakan pelaku perjalanan dari Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
"Kalau tujuh orang yang reaktif antibodi ini karena enam orangnya yang melakukan kontak erat dengan pasien positif covid-19, dan satu orang adalah pelaku perjalanan dari Surabaya," ungkapnya.
Sementara untuk pasien yang dinyatakan positif covid-19, jelas Agustinus, adalah mereka yang melakukan perjalanan dari Papua.
Agustinus menjelaskan, saat ini, tiga orang pasien positif covid-19, 15 reaktif antigen, dan tujuh reaktif antibodi sudah dikarantina terpusat di Turekisa untuk mendapatkan perawatan medis.
Pada kesempatan itu Agustinus berharap kepada semua pelaku perjalanan yang hendak masuk ke wilayah Kabupaten Ngada supaya wajib melakukan pemeriksaan screening di Puskesmas.
Setelah melakukan pemeriksaan screening di Puskesmas, baru tim gugus tugas merekomendasikan apakah nantinya pelaku perjalanan tersebut melakukan isolasi mandiri atau isolasi terpusat.
Baca juga: Dinkes Mabar Target Vaksin 1.575 Nakes dan 10 Pejabat Esensial
Baca juga: Ketua DPRD Ngada Minta Dinkes Perhatikan Selimut dan Bantal di Unit Karantina Terpusat Turekisa
Baca juga: Polda NTT Telah Periksa Beberapa Saksi Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik Irjen Pol Jhoni Asadoma
"Itu adalah upaya pencegahan supaya memutus mata rantai penularan covid kepada anggota keluarga yang lain," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/salah-seorang-tenaga-kesehatan-saat-mengikuti-kegiatan-simulasi.jpg)