Kecelakaan Sriwijaya Air

Korban Orang Dewasa hingga Anak Kecil Ditemukan, Black Box Sudah Ditandai dan Siap Diangkat

Korban Orang Dewasa hingga Anak Kecil Ditemukan, Black Box Sudah Ditandai dan Siap Diangkat

Editor: Benny Dasman
Warta Kota/Desy Selviany/Istimewa
Keluarga korban Pesawat Sriwijaya Air bawa bayi 7 hari untuk jalani pengambilan sampel Ante Mortem di RS Polri Kramat Jati 

POS KUPANG, COM  - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, lokasi black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 telah terpantau.

Menurutnya, tim pencarian telah mendapatkan sinyal dari black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Untuk itu, tim pencarian saat ini telah menandai lokasi tempat black box mengeluarkan sinyal.

Ia berharap, black box segera diangkat agar penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 bisa segera diketahui.

"Teman-teman dari TNI dan Basarnas termasuk stakeholder terus berupaya untuk mendapatkan black box yang posisinya sudah diduga kuat adalah posisi black box yang kita cari."

"Terbukti, dua sinyal yang dikeluarkan oleh black box terus dipantau dan kita tandai."

"Mudah-mudahan black box tersebut bisa diangkat untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan," kata Hadi, dikutip dari tayangan Kompas TV, Senin (11/1/2021).

Untuk itu, ia menyebut pencarian dan pertolongan oleh Basarnas dan tim gabungan hari ini akan berfokus pada pengangkatan black box.

Direktur Operasi Basarnas, Brigjen Maz Rasman mengatakan, kegiatan pencarian dan pertolongan hari ini akan melibatkan lebih dari 2.600 petugas gabungan.

Selain itu, ia juga menyiapkan beberapa alat untuk membantu proses pencarian dan pertolongan.

Di antaranya seperti 53 kapal, 20 gabungan jet ski dan perahu karet hingga 13 alat udara.

"Hari ini, kurang lebih 2600 an personil yang terlibat langsung dalam pencarian dan portologan ini."

"Ada 53 kapal, 20 jet ski dan perahu karet, kemudian udara, ada 13 alat udara yang stand by."

"Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, dan alat darat, khusus ambulance kita ada tambahan menjadi 12," katanya, dikutip dari tayangan Kompas TV.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved