Penanganan Covid

Dua Pasien Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur Meninggal Dunia

Dua pasien positif Covid-19 dari Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur meninggal dunia

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur Tinus Ndjurumbaha, S.KM 

POS-KUPANG.COM |WAINGAPU -- Dua pasien positif Covid-19 dari Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur meninggal dunia. Bertambahnya lagi dua pasien yang meninggal dunia ini, maka total pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Sumba Timur mencapai delapan orang.

Sesuai informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Senin (11/1/2021), menyebutkan, dua pasien positif Covid-19 dari Kecamatan Kota Waingapu, Sumba Timur yang meninggal dunia sehingga total kasus meninggal dunia di Sumba Timur mencapai delapan kasus.

Baca juga: Difabel Lembata Dapat Pelatihan Pengolahan Produk Pangan Lokal

Sementara itu hasil pemeriksaan swab secara Test Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, ditemukan dua kasus positif Covid-19.

Dua kasus positif Covid-19 itu juga berasal dari Kecamatan Kota Waingapu.

Total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur yang dirawat saat ini sebanyak 89 kasus.  Sedangkan akumulasi kasus positif Covid-19 di Sumba Timur selama ini sebanyak 133 kasus. Dari total 133 kasus, 36 kasus dinyatakan sembuh, delapan kasus meninggal dunia 89 kasus masih dirawat.

Baca juga: Kadis Kesehatan Sumba Barat Belum Tahu Vaksin Covid-19 Tiba, Terus Koordinasi Dinkes NTT

Data dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur menyatakan, sampel swab yang dikirim untuk diperiksa secara PCR dan TCM sebanyak 2.224 sampel dan 1.870 sampel terkonfirmasi negatif, 151 sampel positif dan 204 swab belum ada hasil.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha, S.KM mengatakan, adanya peningkatan kasus meninggal dunia dan juga kasus positif, maka masyarakat diminta agar tetap melakukan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah, termasuk Peraturan Bupati (Perbup) Sumba Timur No 29/2020.

Menurut Tinus, upaya pencegahan yang paling murah dilakukan adalah penerapan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan,menjaga jarak dan menghindari kerumunan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved