Penanganan Covid

Cegah Penyebaran Covid-19 - Mulai 11 Januari 2021 Dandim 1601 Sumba Timur Berlakukan WFH 

Cegah Penyebaran Covid-19 - Mulai 11 Januari 2021 Dandim 1601 Sumba Timur Berlakukan WFH

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Cegah Penyebaran Covid-19 - Mulai 11 Januari 2021 Dandim 1601 Sumba Timur Berlakukan WFH 
PK/Yel
Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi.Dr. Dwi Joko, S.E, M.I.Pol

Cegah Penyebaran Covid-19 - Mulai 11 Januari 2021 Dandim 1601 Sumba Timur Berlakukan WFH

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol segera memberlakukan Work From Home ( WFH) bagi semua staf dan anggota Kodim setempat.

Pemberlakuan WFH ini dimulai pada Senin (11/1/2021) dengan tujuan mencegah penyebaran Covid-19.

"Pemberlakuan WFH di lingkungan Makodim 1601 Sumba Timur akan dimulai 11 Januari sampai dengan  25 Januari 2021. WFH ini akan dievaluasi pelaksanaannya," kata Dwi Joko, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Mgr. Sensi Potokota Ingatkan Katekis Kevikepan Ende Jangan Lupa Berdoa

Menurut Dwi, pemberlakuan bekerja dari rumah tersebut diterapkan guna mencegah penyebaran Covid-19 atau setidaknya dapat memutuskan mata rantai penularan Covid-19.

"Bagi anggota yang bekerja dari rumah diutamakan yang memiliki penyakit bawaan seperti jantung, paru-paru, diabetes melitus dan ginjal. Begitu juga yang sudah  berusia di atas 50 tahun," katanya.

Baca juga: Olus Korban Sriwijaya Air Bisa Tak Dapat Santunan Jasaraharja, Keluarga Kesulitan Urus Identitas

Dikatakan, pemberlakuan WFH itu bukan berarti  staf dan anggota tersebut diliburkan, akan tetapi tetap bekerja dan menjaga lingkungan rumahnya bersih.  "Sewaktu-waktu saya akan cek langsung," ujarnya.

Dwi Joko mengatakan, saat ini peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di wilayah Sumba Timur dapat dikatakan signifikan. 

Kondisi tersebut, lanjutnya,  diakibatkan alat PCR yang ada di Kupang tidak dapat melayani secara cepat sampel test swab yang dikirim dari berbagai wilayah di NTT. 

"Sehingga untuk mengetahui pasien positif di wilayah Sumba Timur akan terhambat. Penyebaran Covid-19 sebenarnya bukan menjadi hal yang membuat panik apabila memang kondisi pasien tidak ada komorbid penyakit lainnya," kata Dwi.

Dikatakan, hal itu dikarenakan  virus covid-19 dapat memicu semakin parahnya penyakit yang ada antara lain, penderita paru- paru, ginjal,diabetes melitus dan jantung . 

Dandim 1601 Sumba Timur ini  juga mengimbau perkantoran pemerintah dan perkantoran perbankan agar melakukan WFH guna memutus dan mencegah penyebaran yang lebih parah.

"Setiap rumah tangga juga agar menerapkan 3M, walaupun di dalam rumah karena dari kasus-kasus yang ada klaster rumah tangga sudah bermunculan.  Mengatasi persoalan penyebaran ini menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya mengandalkan satu pihak," katanya.

Dwi mengakui, apabila Sumba Timur ingin segera terbebas dari Covid-19 , maka setiap individu harus sadar dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Catatan Redaksi:

Mari bersama-kita lawan virus corona.  POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.  Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker; Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved