Rabu, 8 April 2026

Penanganan Covid

Ini Cara Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Cegah Penyebaran Covid-19 di Perbatasan RI-RDTL

Ini cara Satgas Yonarmed 3/105 Tarik mencegah penyebaran Covid-19 di wilatah perbatasan RI-RDTL

Editor: Kanis Jehola
dok. Satgas Yonarmed 3/105 Tarik.
Cegah Penyebaran Virus Covid19,  Personil Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Berinisiasi lakukan penyemprotan disinfektan di Gereja, Jumat (25/12). 

POS-KUPANG.COM | BETUN - Ini cara Satgas Yonarmed 3/105 Tarik mencegah penyebaran Covid-19 di wilatah perbatasan RI-RDTL.

Kasus penyebaran Virus Covid-19 di Indonesia kian hari kian bertambah, penularannya pun semakin sulit dikendalikan.

Oleh karena itu, bertepatan dengan perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2021, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik berupaya menekan penyebaran Virus Covid-19 di sepanjang perbatasan RI-RDTL dengan mendatangi gereja-gereja.

Baca juga: Pol PP Kota Kupang Pantau Ibadah Natal 2020

Personel Satgas Yonarmed 3/105 Tarik melakukan inisiatif penyemprotan desinfektan di gereja-gereja yang akan digunakan beribadah, membagikan masker secara gratis, menyiapkan tempat cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki gereja.

Serta ikut membantu dalam hal penerapan protokoler kesehatan seperti, jaga jarak selama misa atau kebaktian, sebagai upaya nyata dalam mencegah dan menekan penyebaran Virus Covid-19 di wilayah sepanjang perbatasan.

Baca juga: Update Corona Sumba Timur - 55 Pasien Masih Dirawat

Aksi ini serentak dilaksanakan oleh seluruh jajaran Pos Satgas Yonarmed 3/105 Tarik meliputi Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara dan Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menjelang perayaan Natal tahun ini.

Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han) menyampaikan ini kepada Pos-Kupang, Jumat (25/12).

Dikatakan Dansatgas, Protokol Kesehatan 3M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak harus dipatuhi semua masyarakat.

Bukan hanya jadi slogan, tapi harus benar-benar dilakukan dengan disiplin. Karena jika warga menganggap remeh, maka resiko penularan Virus Covid-19 akan semakin bertambah dan akan sulit dikendalikan.

Ditambahkan, Dansatgas bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di Indonesia yang disebabkan oleh tingkat kepatuhan masyarakat yang mulai menurun dalam menjalankan protokol kesehatan.

Kesadaran tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran Virus Covid-19 di perbatasan masih sangat rendah.

"Saya mendorong dan menghimbau semua pihak untuk mau bekerja sama dengan serius dalam menghadapi situasi ini. Kedisiplinan dan kepatuhan kita bersama untuk menjalankan protokol kesehatan akan memperbesar peluang kita bisa menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru seperti sedia kala," tambah Dansatgas.

Sementara itu, Sofi Bani (24) salah seorang jemaat Gereja Paroki Santo Franciscus Xaverius, Wini, Kabupaten TTU merasa kagum dengan tindakan anggota Satgas Yonarmed 3/105 Tarik yang peduli kepada masyarakat sekitar.

"Terimakasih atas bantuan dan himbauan Satgas TNI kepada kami, ini adalah masalah kita bersama Pak, jadi harus dilakukan bersama-sama," ucapnya.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun.  (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved