Penanganan Covid

Kisah Wartawan Terpapar Covid Berawal dari Telepon Teman

Seorang Wartawan yang bertugas di Kabupaten Sumba Timur, Jumal Hauteas tak percaya ketika ditelepon seorang teman

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Kanis Jehola
Kisah Wartawan Terpapar Covid Berawal dari Telepon Teman
POS-KUPANG.COM/GERARDUS MANYELLA
Jumal Hauteas

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Seorang Wartawan yang bertugas di Kabupaten Sumba Timur, Jumal Hauteas tak percaya ketika ditelepon seorang teman mengabarkan bahwa informasi yang diterima dari Pisko Covid-19 Sumba Timur, dirinya dinyatakan positif Covid-19.

"Beta (saya) dapat telepon teman, Rabu (16/12/2020) sekitar jam 6 sore dan tanya beta sudah dapat telepon dari Posko Covid-19 atau belum, karena dia dapat info dari dokter di RSUD bahwa dari 40 sampel yang diperiksa dengang metode Tes Cepat Molekuler (TCM), satu hasil positif a/n Junus I. H dan dia sendiri sonde (tidak) percaya karena paginya kami masih sama-sama jalan pagi dan beta sonde menunjukkan gejala apa-apa,"tutur Jumal, sapaannya melalu pesan WhatsApp kepada Pos Kupang, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Diprediksi Masuk Kabinet Yusril Anggap Cuma Isu, Risma Terserah Bu Mega

Teman itu, tutur Jumal, meminta dirinya menelepon Posko Vovid mengecek kebenaran informasi itu.

"Beta juga antara percaya dan sonde, karena memang beta sonde rasa ada gejala batuk, pilek, demam, atau gejala lain yang mengindikasikan beta sudah terpapar Covid-19," tutur Jumal.

Untuk memastikan kebenaran informasi itu, dirinya menelepon ke Posko Covid dan sorenya melihat langsung data update di yang baru dirilis setelah dirinya menerima telepon dari temannya.

Baca juga: Arsenal vs Manchester City: Pertaruhan Nasib Mikel Arteta

Ternyata, tutur Jumal, update hasil pemeriksaan 22 sampel hari itu semuanya negatif.

"Beta kemudian melanjutkan data itu ke teman tadi untuk mengkonfirmasi, karena ternyata data update posko sonde ada penambahan kasus Covid-19 di Sumba Timur. Namun teman ku tadi kembali menegaskan bahwa dirinya mendapatkan data resmi dan tidak mungkin dia bercanda dengan beta soal paparan Covid-19, jadi beta disarankan untuk telepon cek ke RSUD Umbu Rara Meha (URM) Waingapu, yang kemudian beta dapat informasi benar beta positif terpapar," tutur Jumal.

Sekitar dua jam kemudian, tutur Jumal, baru dirinya dapat telepon dari Posko Covid-19 menyampaikan bahwa dirinya positif terpapar Covid-19.

"Kami sama-sama seperti tidak percaya dengan hasil ini, karena dari pembicaraan kami di telepon suara saya tidak menunjukkan adanya indikasi beta terpapar," lanjut pria kelahiran, SoE,TTS ini.

Namun karena hasil laboratorium menunjukkan demikian, akhirnya Jumat (18/12/2020) sekitar pukul 10.30 Wita, dirinya dijemput ambulans dan diantar ke ruang isolasi RSUD URM Waingapu.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved