Breaking News:

Jasa Raharja Cabang NTT Fasilitasi Kegiatan Pelatihan Janda Korban Kecelakaan

Jasa Raharja Cabang NTT akan mendukung wanita-wanita terutama yang menjadi stakeholder Jasa Raharja yakni janda-janda korban kecelakaan.

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG COM/ISTIMEWA
Kepala PT Jasa Raharja Cabang NTT, Radito Risangadi, Senin, 21/12/2020. 

Jasa Raharja Cabang NTT Fasilitasi Kegiatan Pelatihan Janda Korban Kecelakaan

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Kepala PT Jasa Raharja Cabang NTT, Radito Risangadi mengatakan, pihaknya akan turut serta mendukung Launching Program Women Care yang diinsiasi oleh Kapolda NTT. Dalam program tersebut, ada banyak stakeholder yang dilibatkan. Hal ini muncul, karena berdasarkan data human trafficking dan kekerasan pada perempuan di NTT menduduki peringkat tertinggi di Indonesia.

"Jadi munculah inisiasi bagaimana kita mengangkat derajat wanita di NTT," ujarnya kepada POS-KUPANG.COM, Senin, 21/12/2020.

Perihal kegiatan tersebut, Jasa Raharja Cabang NTT akan mendukung wanita-wanita terutama yang menjadi stakeholder Jasa Raharja yakni janda-janda korban kecelakaan.

Selama tiga tahun terakhir, sekitar 63% korban kecelakaan adalah usia produktif. Hal ini dimaksudkan bahwa, korban kecelakaan yang meninggal dunia tersebut adalah tulang punggung keluarga. 

Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa, ada banyak janda-janda korban kecelakaan yang mengalami pemiskinan pasca ditinggal pergi pendamping hidup.

Dari semua korban kecelakaan tersebut, diperkirakan 72% mengalami proses pemiskinan. Pasalnya, janda korban kecelakaan setelah ditinggal pergi suami, harus bersusah payah mencari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anak.

Melihat fenomena ini, tutur Radito, Jasa Raharja Cabang NTt bersama IFG atau Indonesia Finansial Grup ( bentukan dari BUMN)  berusaha mendorong janda-janda korban kecelakaan agar dapat bertahan hidup dengan memberikan pelatihan hingga pemberian modal kerja.

Selain itu, pihaknya juga membuka lapak online dan memberikan pelatihan digital marketing bagi janda tersebut.

Demi menjaga agar jualan online para peserta pelatihan tetap eksis, Jasa Raharja Cabang NTT bersama IFG membantu proses pemasaran. Bagi Radito, cara pemasaran yang paling efektif di era digital ini adalah dengan menggunakan marketplace digital. 

"Alhamdulilah, Grab food bersedia membantu untuk menyediakan marketplace secara digital," bebernya.

Para korban kecelakaan tersebut, mendapat prioritas dengan disediakannya kanal khusus Women Care Polda NTT di Aplikasi Grabfood. Jadi para pengguna Aplikasi Grabfood melakukan aktivitas berbelanja sambil melakukan aksi sosial.

Jasa Raharja Cabang NTT, lanjutnya, berencana menggandeng stakeholder baru yakni, Rumah BUMN di Kupang yang mana dikoordinir oleh Bank Mandiri. Rumah BUMN tersebut, bisa dimanfaatkan sebagai wadah bagi para janda tersebut untuk membentuk komunitas.

Lebih lanjut dikatakan Radito, pihaknya akan menggandeng BRI untuk membantu janda-janda tersebut melalui KUR Mikro. Jasa Raharja juga berencana menggunakan influencer-influencer seperti Kaboax dan lain-lain.

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Selasa 22 Desember 2020: Pujian

Baca juga: Sulaeman Hamzah Sebut Pemkab Lembata Belum Maksimal Tangani Pengungsi Erupsi Ile Lewotolok

Baca juga: Buka Seminar Peningkatan SDM NTT, Wagub Josef A Nae Soi : SDM NTT Tidak Kalah 

"Jadi perjuangan janda-janda ini bisa menginspirasi wanita-wanita lain di NTT. Meskipun bantuan ini skalanya kecil, teapi melalui bantuan influencer ini, memberikan dampak luas," tutupnya. (
Laporan Reporter POS-KUPANG COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved