Sabtu, 11 April 2026

Bencana di Magepanda Dipicu Kali Mati Meluap Lalu Merendam Rumah Warga

aparat Desa Reroroja, kata Camat Magepanda, intensitas hujan sejak pekan lalu hingga kini membuat kali mati tidak bisa menampung air

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
FOTO BPBD SIKKA/PK
Banjir di Dusun Duli, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Sikka. 

Bencana di Magepanda Dipicu Kali Mati Meluap Lalu Merendam Rumah Warga

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Camat Magepanda, Pedro Rodriquez mengaku kali mati yang berada di sekitar pemukiman warga di Dusun Duli, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka pada musim  hujan meluap hingga membuat  puluhan rumah terendam air.

Sesuai laporan dari aparat Desa Reroroja, kata Camat Magepanda, intensitas hujan sejak pekan lalu hingga kini membuat kali mati tidak bisa menampung air dari pengunungan pada musim hujan.

“Ada kali mati yang pada musim kemarau tidak ada air meluap ke pemukiman warga. Hujan beberapa hari ini berdampak pada kali mati di sekitar pemukiman warga penuh dengan air. Maka itu, saya sudah minta semua warga waspada dank arena hujan akan terus mengguur Magepanda dan jangan ada aktivitas di bantaran kali mati,” kata Camat Magepanda.

Sementara itu, Tim BPBD Sikka kini sedang berada di lokasi memantau semua kerusakkan akibat bencana banjir di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda.

Hujan yang masih terus mengguyur Magepanda telah membawa material tanah dan lumpur masuk ke rumah warga. Halaman rumah warga pun licin dan ternak warga pun terancam. Bahkan tanaman jagung dan perkebunan warga pun dihajar banjir.

Hujan deras sejak Jumat (18/12/2020) sampai hari Minggu (20/12/2020) sore menyebabkan adanya luapan air di sungai hingga merendam puluhan warga di Dusun Duli, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.

Selain rumah, tanaman pertanian dan ternak warga pun ikut dihajar banjir.

Menyikapi bencana banjir yang merendam rumah warga di Kecamatan Magepanda ini maka Kalak BPBD Sikka, Daeng Bakir melalui Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Yullenz Siswanto kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Minggu (20/12/2020) sore mengatakan, Tim BPBD Sikka telah meninjau lansung serta melakukan identifikasi pasca banjir di Dusun Duli,  Desa Reroroja,  Kecamatan Magepanda, Minggu (20/12/2020) siang.

"Banjir tersebut terjadi pada Jumat (18/12/20) pukul 16:00 disebabkan karena meluapnya sungai dan telah merendam puluhan rumah warga di Dusun Duli. Namun Tidak ada Korban jiwa," kata Yullenz.

Ia mengatakan, tim telah mendata kerusakkan akibat banjir dan membuat laporan agar ada penanganan.

"Kami sudah ke lokasi dan bertemu warga. Kami sudah meminta selalu waspada serta siap siaga dalam menghadapi bencana.Apalagi intensitas hujan masih terus berlangsung," paparnya.

Video bencana banjir di Dusun Duli yang diperoleh POS-KUPANG.COM tampak luapan air masuk ke halaman rumah warga.

Air cukup deras dan merusak pekarangan serta mengobrak-abrik tanaman serta ternak warga.

Baca juga: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Hari Ini

Baca juga: 3904 Personil Polda NTT Diturunkan Untuk Pengamanan Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Baca juga: ANDA Sudah Tahu? Simak Deretan Pejabat yang Dikabarkan Berpeluang Diangkat Jadi Menteri Jokowi

Luapan air membawa tanah dan lumpur sehingga tampak licin halaman rumah warga.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved