Ini Imbauan Dandim 1601 Sumba Timur Jelang Nataru

semua elemen masyarakat yang dimulai dari pribadi atau individu untuk tampil sebagai pelopor dalam pencegahan Covid-19.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Ini Imbauan Dandim 1601 Sumba Timur Jelang Nataru
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko, S.E, M.I.Pol

Ini Imbauan Dandim 1601 Sumba Timur Jelang Nataru

POS - KUPANG.COM|WAINGAPU -- Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr. Dwi Joko, S.E.M.I.Pol mengimbau seluruh masyarakat Sumba Timur agar memiliki pemahaman dan kesadaran untuk tetap menjalankan protokol kesehatan terutama menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dwi Joko menyampaikan hal ini, Senin (21/12/2020).

Menurut Dwi, dalam menghadapi Nataru diera Pandemi Covid-19 perlu adanya pemahaman dan kesadaran dari seluruh masyarakat untuk tetap mendisiplinkan diri melakukan protokol kesehatan.

"Kita lihat semakin meningkatnya jumlah pasien terpapar positif Covid-19, khususnya di wilayah Sumba Timur harus dijadikan sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," kata Dwi.

Dwi juga mengharapkan semua elemen masyarakat yang dimulai dari pribadi atau individu untuk tampil sebagai pelopor dalam pencegahan Covid-19.

"Saya harapkan semua pihak mulai dari diri pribadi masing - masing sebagai pelopor dalam mencegah bertambahnya pasien Covid-19," katanya.

Dijelaskan,ada beberapa hal yang dapat dilakukan ,antara lain,  jadilah selalu pribadi yang menerapkan 4M secara sadar dan disiplin, biasakan membawa masker lebih yang higienis dalam saku untuk bisa berbagi kepada saudara kita yang tidak menggunakan masker.

Bahkan, lanjutnya, harus selalu menciptakan lingkungan di sekitar agar tetap  adalah bersih, nyaman, dan sehat.

"Apabila akan bepergian jauh dan baru datang dari bepergian jauh untuk selalu tes rapid antigen secara pribadi. Melaksanakan isolasi mandiri apabila telah melakukan perjalanan dan olahraga secara teratur serta makan makanan yang bernutrisi cukup," katanya.

Dikatakan, cara paling ampuh atau nyata dilakukan adalah dengan menerapkan 4M, dimulai dari diri sendiri, keluarga,  kantor, komunitas kdan seluruh masyarakat.

Baca juga: Dapatkan Siswa SD Rp225 Ribu, SMP Rp 375 Ribu, SMA/SMK Rp 500 Ribu, Cek Caranya

Baca juga: Lulusan STKIP Simbiosis Ende Harus Mampu Tingkatkan Prestasi Olahraga NTT

Baca juga: Gubernur NTT Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020, Simak Pesannya

"Saya imbau tidak ada kerumunan, pembuatan posko-posko warga yang dapat mengundang keramaian, atur kegiatan keagamaan guna menghindari jumlah yang besar," ujarnya.(Laporan Reporter POS - KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved