Public Service Pos Kupang
Perbaiki Drainase Tenukiik Atambua
Kami masyarakat Kota Atambua meminta Pemerintah Kabupaten Belu tolong perbaiki saluran drainase jalan Adi Sucipto Tenukiik
POS-KUPANG.COM - SELAMAT pagi Pos Kupang. Kami masyarakat Kota Atambua meminta Pemerintah Kabupaten Belu tolong perbaiki saluran drainase jalan Adi Sucipto Tenukiik. Lokasinya, persis di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kalau musim hujan, air tergenang di badan jalan sehingga pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut merasa tidak nyaman. Air terpecik mengenai pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.
Baca juga: Seruan Perdamaian Penyair NTT
Itu ruas jalan protokol menuju bandara A.A Bere Tallo. Pasti tamu-tamu sebelum masuk Kota Atambua melewati jalan itu. Oleh karena itu, pemerintah jangan tinggal diam terus. Terima kasih.
Bertyn
Warga Tenukiik
Tanggapan
Pemda Belu Terkendala Lokasi Tanah
TERIMAH kasih atas informasinya. Pemerintah selalu memberi perhatian terkait dengan ketersedian infrastruktur yang memadai di wilayah Kabupaten Belu, termasuk Kota Atambua, baik jalan maupun bangunan pelengkapnya.
Kendala yang dialami Dinas PUPR selama ini adalah lahan untuk membuat saluran pembuangan air belum ada. Sepanjang jalan tersebut merupakan lahan milik masyarakat dan sudah memiliki rumah.
Baca juga: Fadli Zon: Saya Bersedia Menjaminkan Diri untuk Penangguhan Penahanan Habib Rizieq
Sumber genangan itu karena masyarakat tidak kasih tanah untuk buang itu air ke kali. Bukan pemerintah tidak mampu tangani tapi butuh kerja sama dari masyarakat juga. Bagimana mau menyelesaikan masalah ini kalau tidak ada warga yang mau kasih lahan supaya membuang itu air.
Dalam perencanaan pemerintah, jalan Adi Sucipto itu membutuhkan saluran pembuangan menuju kali yang dekat dengan SD Tenukiik.
Untuk membangun saluran pembuangan tersebut, masyarakat mesti rela memberikan lahannya sedikit. Pembangunan saluran pembuangan tidak membutuhkan lahan besar. Akan tetapi, bila masyarakat tidak merelakan tanahnya maka persoalan tersebut tidak bisa teratasi.
Bagimana mau menyelesaikan masalah ini kalau tidak ada warga yang mau kasih lahan. Kalau mereka kasih tanah, saya mau bikin saluran atau pipa pembuangan air dari dranisase ke kali di dekat SD Tenukiik.
Kamis sudah berkoordinasi dengan Camat Kota Atambua agar camat bisa lakukan pendekatan persuasif dengan masyarakat sehingga ada warga yang bisa merelakan tanahnya sedikit untuk membangun saluran pembuangan. (jen)
Vincent K Laka
Kepala Dinas PUPR Belu