Breaking News:

Polres Kupang Bantah Adanya Penembakan Terhadap WNI Eks Tim-tim di Desa Tuapukan

Aparat kepolisian Polres Kupang bantah adanya aksi penembakan dari aparat terhadap Warga Negara Indonesia Eks Tim-tim di Desa Tuapukan

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
PAUR Humas Polres Kupang, Aiptu Lalu Randi Hidayat 

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Aparat kepolisian Polres Kupang bantah adanya aksi penembakan dari aparat terhadap Warga Negara Indonesia Eks Tim-tim di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang NTT dalam aksi damai yang berujunga ricuh pada Kamis, 10/12/2020.

"Tidak ada penembakan itu. Makanya, ada klarifikasi dari kita itu. Penembakan itu tembakan peringatan," ujar Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung PAUR Humas Polres Kupang Aiptu Lalu Randi Hidayat, Kepada POS-KUPANG.COM, melalui sambungan selular, Jumat, 11/12/2020.

Baca juga: Tim Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kiat Guru Kunker di SDI Metuk Matim

Dikatakan Aiptu Randi, WNI Eks Tim-tim yang melakukan aksi dalam rangka memperingati hari HAM Internasional, pada Kamis, 10/12/2020, tidak memiliki izin untuk menyampaikan aspirasi.

Ia menambahkan, ada pelanggaran eksploitasi anak dalam aksi tersebut dan melanggar protokol kesehatan.

Selain itu, lanjutnya, masa aksi juga melakukan pengerusakan terjadap fasilitas umum dalam aksi damai yang diselenggarakan dengan mengusung tema " Berikan Kepastian Status Tanah Bagi Warga Eks Tim-tim" tersebut. "Dan ada korban juga terhadap petugas," tandasnya.

Baca juga: Polisi Giring Tiga Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras di Ende ke Jaksa

Menurut Aiptu Randi, kejadian tersebut direkayasa sejak awal. Ia juga menyayangkan sikap masyarakat menyampaikan aspirasi masalah tanah di jalan Trans Timor Raya.

"Kenapa tidak di BPN atau di DPRD. Polisi itu hanya mengamankan," tukasnya.

Kondisi kendaraan aparat keamanan pasca ricuh tersebut mengalami kerusakan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved