Breaking News:

Puluhan Rumah Dekat Markas FPI di Petamburan Tiba-Tiba Terbakar, Videonya Viral Seketika, Ada Apa ?

Sebanyak 12 unit Damkar dikerahkan ke Jalan Penjernihan 1 PAM Baru, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk memadamkan api.

Warta Kota.com
Kebakaran di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (8/12/2020) 

Puluhan Rumah Dekat Markas FPI di Petamburan Tiba-Tiba Terbakar, Videonya Viral Seketika, Ada Apa?

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Musibah kebakaran tiba-tiba terjadi di dekat Markas Front Pembela Islam (FPI di Jakarta.

Pemukiman padat penduduk di Jalan PAM Baru, tepatnya seberang markas Front Pembela Islam (FPI), Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu, terbakar hebat pada Selasa 8 Desember 2020 malam.

Tercatat sebanyak 30 unit rumah petak ludesa dilalap si jago merah.

Informasi itu awalnya viral di beberapa akun instagram seperti @jktinfo.

"Sebanyak 12 unit mobil pompa berikut pendukung dan 48 personil dikerahkan kelokasi untuk memadamkan kebakaran. Update pukul 16.02 >> api sudah dapat dilokalisir dan dilanjutkan dengan proses pendinginan," jelasnya lagi.

Dalam video api berkobar besar hingga timbulkan asap yang membumbung tinggi.

Terlihat sederet rumah yang berjejer di belakang Kali Krukut terbakar.

Kasudin Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan)  Jakarta Pusat Asril Rizal membenarkan informasi tersebut.

Ia mengatakan bahwa kebakaran terjadi Selasa (8/12/2020) pukul 15.25 WIB.

Sebanyak 12 unit Damkar dikerahkan ke Jalan Penjernihan 1 PAM Baru, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk memadamkan api.

Sekira 30 menit kemudian tepatnya pukul 16.00 WIB, api dapat dikendalikan oleh petugas Damkar.

"Akibat kebakaran itu 30 rumah petak terbakar," jelas Asril dikonfirmasi.

Total 250 jiwa dari 60 kepala keluarga kehilangan rumah akibat insiden tersebut.

Rumah bedeng yang terletak di lahan seluas 200 meter persegi itu rata oleh tanah.

Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Asril menyebut pihak polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. 

Hingga kini belum diketahui sebab musebab peristiwa yang cukup menghebohkan ini.

Ada pihak yang berkomentar lepas dengan menyebutkan peristiwa kebakaran itu mungkin untuk mengalihkan kasus yang kini sedang menghebohkan Indonesia.

Meski tak menyebutkan kasus yang menghebohkan seperti yang dimaksud, namun nitizen lalu mengaitk-ngaitkan kasus itu dengan peristiwa tertembaknya 6 laskan FPI, pengawal Habib Rizieq Shihab itu.  

Hingga saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi masih mengumpulkan informasi dan data-data terkait  peristiwa tersebut.

* Polda Akan Gelar Perkara Kerumunan Petamburan Rizieq Shihab Besok 8 Desember

Polda Metro Jaya telah memastikan Pemimpin Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab, tak datang untuk memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum, Senin (7/12/2020).

Sementara hari Selasa (8/12/2020) besok, polisi akan melaksanakan gelar perkara atas kasus kerumunan Petamburan, Jakarta Pusat.

Kepastian tak hadirnya Rizieq Shihab penuhi panggilan diungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

Rizieq absen karena sedang menjalani kegiatan dakwah.

Begitu pula dengan menantu Rizieq, Hanif Alatas, yang tidak hadir karena ada kegiatan lain.

Proses hukum lanjutan terhadap Rizieq masih akan dibahas oleh penyidik.

Sebelumnya Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar datang ke Mapolda Metro Jaya mengabarkan ketidakhadiran Rizieq Shihab dan menantunya atas panggilan penyidik.

* Enam Jenazah pengawal Rizieq Dishalatkan di Masjid Petamburan

Enam jenazah pengawal pemimpin FPI Rizieq Shihab yang tewas ditembak di Tol Cikampek disemayamkan di Masjid Al Islah Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2020) malam.

"Kita semayamkan semuanya di Masjid Al Islah Petamburan," kata Muslih, paman salah satu pengikut Rizieq yang tewas, Andi Oktiawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, seperti dikutip Antara.

Menurut Muslih, keluarga berniat menshalatkan jenazah almarhum sebelum dimakamkan di sejumlah lokasi pemakaman.

Terkait lokasi pemakaman, kata Muslih, diserahkan lokasinya kepada masing-masing keluarga.

"Jadi tidak semuanya dimakamkan dalam satu lokasi. Diserahkan kepada keputusan keluarga. Kalau kami rencana di Mega Mendung," katanya.

Politisi Gerindra Fadli Zon mengkritisi otopsi jenazah yang dianggap terlalu lama.

"Ini sudah 30 jam, sudah terlalu lama. Alasan mereka belum selesai otopsi, padahal sore tadi sudah ada statement otopsi selesai," katanya.

Sebelumnya, enam jenazah simpatisan Rizieq diotopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Setelah itu, pihak Kepolisian menyerahkan jenazah kepada keluarga masing-masing.

"Hari ini jenazahnya rencananya akan diambil oleh keluarga di Rumah Sakit Polri Kramat Jati," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Selasa.

Yusri mengatakan, polisi juga akan melakukan pengawalan pengantaran jenazah sesuai tujuan dan harapan keluarga.

"Semuanya kita akan lakukan pengawalan sampai dengan kemana memang tujuan yang diharapkan oleh pihak keluarga," kata Yusri.

Baca juga: Polisi Sebut Pistol Milik Simpatisan Rizieq Shihab Berkaliber 9 Milimeter

Enam simpatisan Rizieq tewas ditembak polisi di Jalan Tol Jakarta-Karawang, tepatnya kilometer 50, pada Senin (7/12/2020) dini hari.

Baik Polri maupun FPI menyampaikan fakta berbeda terkait peristiwa tersebut.

Kronologi versi polisi

Polisi sebelumnya menyebut mobil yang digunakan 10 orang simpatisan Rizieq Shihab lebih dahulu menabrak kendaraan polisi.

Hal itu terjadi di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin dini hari.

Saat itu, menurut polisi, pihaknya tengah mengusut dugaan rencana pengerahan massa pendukung Rizieq ke Mapolda Metro Jaya, Senin siang, untuk mengawal proses hukumnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, mobil berisi laskar khusus FPI beberapa kali menabrak mobil polisi yang mengikuti.

"Proses nabrak dulu berapa kali mobil kita ditabrak dan dipepet," ujar Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Senin.

Setelahnya, kata Tubagus, mereka langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam dan pistol ke arah anggota.

Namun, ia tidak menjelaskan tentang proses penyerangan tersebut.

"Perannya jelas ada dua mobil yang mepet kita yang akan dihentikan kita dan kemudian melakukan penyerangan. Ada yang menggunakan sajam dan menggunakan senpi," kata Tubagus.

Tubagus menegaskan, bukti penyerangan yang dilakukan oleh laskar khusus FPI terhadap polisi telah dikantongi, salah satunya hasil pesan suara.

Rekaman suara tersebut menunjukkan adanya perbincangan dari Laskar Khusus FPI untuk mencelakakan polisi.

“Juga ada bukti tentang voice note bagaimana sedemikian rupa direncanakan untuk dipancing di sana, kemudian dipepet, semua terdatakan atau ternyatakan dengan jelas di dalam voice note,” ujar Tubagus.

Dalam voice note, menurut kepolisian, Laskar Khusus FPI telah mengetahui bahwa pihak yang mengikuti adalah polisi.

Meskipun demikian, pihak Laskar Khusus FPI tetap melakukan penyerangan kepada polisi.

“Nyata sekali bagaimana perencanaannya, bagaimana yang bersangkutan sudah tahu itu mobil polisi kemudian bagaimana dipancing, dipepet itu terlihat semua, di dalam situ (VN), nyata sekali,” ujar Tubagus.

Merasa terancam, polisi kemudian melakukan penembakan hingga menewaskan enam pengawal Rizieq.

Dalam konferensi pers, kepolisian menunjukkan sejumlah barang bukti yang disebut milik simpatisan Rizieq.

Ada senjata api berupa dua pucuk pistol dan tujuh peluru. Selain itu, ada tiga selongsong peluru.

Menurut polisi, dua pistol tersebut bukan pistol rakitan. Versi polisi, pihak laskar menembak sebanyak tiga kali.

Barang bukti lain yang ditunjukkan adalah sebilah pedang dan sebilah celurit.

Versi FPI

Sekretaris Umum FPI Munarman sebelumnya menjelaskan, Rizieq dan keluarga saat itu tengah menuju acara pengajian subuh keluarga. Rizieq berangkat dari Sentul, Bogor, pukul 22.30 WIB.

Dalam iring-iringan kendaraan ada juga empat mobil lainnya yang ditumpangi para anggota laskar FPI pengawal Rizieq.

Rombongan sudah menyadari dibuntuti oleh kendaraan lain sejak dari Sentul. Namun, kata dia, para penguntit itu baru beraksi pukul 12.30 WIB, setelah rombongan Rizieq berada di tol Jakarta-Cikampek, dekat Gerbang Tol Karawang Timur.

"Para penguntit berusaha memotong entah apa tujuannya. Ini orang tak berseragam. Berusaha memotong rombongan dan menyetop kendaraan," kata Munarman dalam konferensi pers di markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat, Senin sore.

"Ini orang tak berseragam berusaha memotong rombongan dan menyetop kendaraan. Para pengawal bereaksi untuk melindungi HRS (Rizieq). Reaksi normal," katanya.

Menurut dia, ada dua mobil berisi pengawal yang mencoba menghentikan aksi penguntit itu.

Sementara dua mobil lainnya terus jalan mengawal rombongan Rizieq dan keluarga ke tempat tujuan.

Namun, dari dua mobil yang berhadapan dengan penguntit itu, kata Munarman, satu mobil langsung pergi setelah mendengar suara tembakan.

"Mobil yang satunya menyelamatkan diri karena ada tembakan," ujarnya.

Setelah itu, pihak FPI tak bisa melakukan komunikasi lagi dengan enam anggota laskar tersebut.

Oleh karena itu, FPI merilis siaran pers yang menyatakan keenam pengawal Rizieq itu hilang.

Munarman mengaku terkejut saat Kapolda Metro Jaya menyatakan enam simpatisan Rizieq tewas ditembak karena melakukan penyerangan pada polisi.

"Fitnah besar laskar kita disebut membawa senjata api tembak-menembak. Laskar tak dilengkapi senjata api, terbiasa tangan kosong. Kami bukan pengecut," kata Munarman.

"Fitnah luar biasa, pemutarbalikan fakta dengan menyebut laskar yang lebih dahulu menyerang dan melakukan penembakan," sambungnya.

Muslih (tengah) yang merupakan paman salah satu pengawal Rizieq Shihab yang tewas, Andi Oktiawan, berdialog dengan Lolitisi Gerindra Fadli Zon di depan IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (8/12/2020).
Muslih (tengah) yang merupakan paman salah satu pengawal Rizieq Shihab yang tewas, Andi Oktiawan, berdialog dengan Lolitisi Gerindra Fadli Zon di depan IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (8/12/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Enam Jenazah pengawal Rizieq Dishalatkan di Masjid Petamburan", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/08/20552511/enam-jenazah-pengawal-rizieq-dishalatkan-di-masjid-petamburan?page=all#page2.

Editor: Frans Krowin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved