Rocky Gerung Sentil Peran Partai dalam Kasus Mensos Juliari Diduga Terima Rp17 M, Singgung Jokowi?
Pengamat politik Rocky Gerung kembali bersuara mengomentari penangkapan Menteri Sosial Juliari P Batubara oleh aparat Komisi Pemberantasan Korupsi ata
Rocky Gerung Sentil Peran Partai dalam Kasus Mensos Juliari Diduga Terima Rp17 M, Singgung Jokowi?
POS KUPANG.COM -- Pengamat politik Rocky Gerung kembali bersuara mengomentari penangkapan Menteri Sosial Juliari P Batubara oleh aparat Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK
Mantan dosen filsafat Universitas Indonesia itu menyentil penyebab sampai para menteri berani melakukan korupsi
Akademisi Rocky Gerung menanggapi kasus Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara yang diduga terlibat dalam korupsi pengadaan paket bantuan sosial atau bansos Covid-19.
Akibatnya saat ini Mensos Juliari telah ditetapkan tersangka KPK dan telah ditahan.
Diduga Mensos Juliari P Batubara menerima Rp17 miliar dari bantuan korupsi sosial covid-19 yang berasal dari dua kali periode pengadaan bansos.
"Diawali adanya pengadaan bansos handling Covid 19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial RI tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp 5,9 triliun," kata Ketua KPK Firli Bahuri pada Minggu (6/12).
Baca juga: Bunga Citra Lestaru dan Ariel NOAH Diramal Bakal Sukses Bila Pacaran, Paranormal Sebu Sukses Besar
Baca juga: Rizieq Shihab Harus Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Senin ini, Jika Tak Datang Ini Tidakan Polisi
Baca juga: Reino Barack Pernah Kirim Surat Tulisan Tangan ke Luna Maya, Ungkap Perasaan Ini ke Sang Mantan
KPK menjelaskan, untuk melaksanakan proyek bansos itu, Juliari menunjuk dua Pejabat Pembuat Komitmen di Kemensos, yaitu Adi Wahyono, serta Matheus Joko Santoso. Para pejabat bisa menunjuk langsung rekanan yang mengerjakan proyek.
KPK memperkirakan mereka menarik fee sebanyak Rp 10 ribu dari tiap paket sembako yang disalurkan ke masyarakat di Jabodetabek. Adapun setiap paket sembako mulai dari Rp 300 ribu.
Matheus dan Adi pada Mei sampai November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa perusahaan penyedia, seperti Ardian IM, Harry Sidabuke Dan PT Rajawali Parama Indonesia. PT RPI diduga milik Matheus. Penunjukan diduga diketahui oleh Juliari. Ardian dan Harry telah ditetapkan sebagai pemberi suap.
Terjeratnya Juliari P Batubara menuai banyak komentar dari tokoh. Satu di antaranya dari Rocky Gerung.
Dilansir dari vlog Rocky Gerung official pada Senin (7/12), pengamat politik ini menjelaskan, saat ini masyarakat menunggu apa yang diucapkan Megawati selaku Ketua Umum PDI Perjuangan.
"Karena kalau soal PDIP korupsi itu bukan berita karena ada aja berita di daerah mengenai itu. Tetapi kita tahu kalau Juliari ini bendahara PDIP, jadi memang tugas dia itu mengumpulkan uang. Jadi apa yang aneh di situ?"
"Mengenai kasus semacam ini menjadi pengetahuan umum kalau kantong partai habis akibat pemilu kemarin, Pilkada juga. Karena itu, harus ada yang ditabung ulang dengan cara mencuri," beber Rocky Gerung.
Menurut Rocky, tindakan Juliari tersebut termasuk perbuatan tak pantas.
