Breaking News:

Wagub NTT, Josef Nae Soi : Harus Kerja Luar Biasa Untuk Bangkitkan Perekonomian NTT

Menindaklanjuti ini,Pemprov NTT telah mendorong agar semua proses tender dapat diselesaikan pada Desember 2020.

Dok Humas Provinsi NTT
Wagub Josef Nae Soi saat memberikan sambutan pada acara Pertemuan Tahunan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT di Aula Kantor BI NTT, Kamis (3/12).  

Wagub Josef A Nae Soi : Harus Kerja Luar Biasa Untuk Bangkitkan Perekonomian NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi (JNS) menegaskan untuk memacu pertumbuhan ekonomi NTT dalam masa pandemi covid-19 butuh kerja luar biasa sambil tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.

"Memang kita tidak bisa kerja biasa-biasa. Keadaan sudah berubah. Waktu berubah, kita juga harus berubah di dalamnya. Kita harus saling berkolaborasi melalui interaksi dan interrelasi. Baik  pihak perbankan, perguruan tinggi,media massa, dunia usaha dan pemerintah harus bekerja keras dan bekerja sama, tidak boleh kerja sendiri," kata Wagub Josef Nae Soi saat memberikan sambutan pada acara Pertemuan Tahunan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT di Aula Kantor BI NTT, Kamis (3/12). 

Wagub Nae Soi menjelaskan, Presiden  telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Tahun 2021  kepada Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah pada Rabu, (25/11). Menindaklanjuti ini,Pemprov NTT telah mendorong agar semua proses tender dapat diselesaikan pada Desember 2020.

"Pemerintah Provinsi mendorong agar Keuangan Negara mulai bisa dibelanjakan pada bulan Januari tahun depan. Akhir bulan Januari atau awal Februari 2021, kegiatan-kegiatan bisa dijalankan sehingga perekonomian bisa bertumbuh. Karena salah satu pemicu utama pertumbuhan ekonomi saat ini seperti arahan Presiden adalah keuangan negara,"jelas pria asal Ngada tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, mantan anggota DPR dua periode itu memberikan apresiasi kepada BI karena berbagai dukungan dan kerja keras dalam sektor riil. Terutama dalam pengembangan UMKM agar dapat mengendalikan inflasi dan pengembangan ekonomi di NTT.

"Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di masa normal baru, saya minta masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari kita perkuat iman dan imun kita. Mari tingkatkan pengamanan diri supaya kita tidak terjangkit dan  menjangkitkan covid-19 denga cuci tangan,  pakai masker dan jaga jarak. Banyak sumber makanan di NTT yang bisa tingkatkan imun kita seperti kelor,"pungkas Wagub Josef Nae Soi.

Sementara itu Kepala BI Perwakilan NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja menjelaskan, pertemuan tahunan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ekonomi NTT Tahun 2020,  Arah Kebijakan tahun 2021 serta kontribusi BI NTT dalam wujudkan NTT Bangkit, NTT Sejahtera.

"Perekonomian NTT pada semester  pertama seperti juga nasional tertahan lajunya. Tapi di triwulan ketiga semakin membaik seiring dengan penerapan adaptasi Normal Baru. Ekonomi NTT triwulan III tumbuh 3,06 persen quarter to quarter (Q/Q), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 0,89 persen Q/Q. Ada tiga fakor utama yang jadi pemicu yakni pendidikan, pemerintahan dan perdagangan,"jelas Nyoman Ariawan.

Lebih lanjut, Nyoman mengungkapkan secara tahunan kontraksi ekonomi NTT berkurang 1,68 persen Year on Year (YoY) dibandingkan triwulan kedua 2020 sebesar 1,99 persen YoY. Konsumsi rumah tangga membaik dengan adanya mobilisasi, stimulus fiskal dan faktor eksternal lainnya. Pertanian, Administrasi Pemerintahan, Perdagangan dan Konstruksi merupakan kontributor utama pertumbuhan ekonomi NTT.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved