Breaking News:

Opini Pos Kupang

Pos Kupang Mediamorfosis dengan Spirit Perubahan (Refleksi Kecil di HUT ke- 28 Pos Kupang)

Pos Kupang Mediamorfosis dengan Spirit Perubahan (Refleksi Kecil di HUT ke- 28 Pos Kupang)

Pos Kupang Mediamorfosis dengan Spirit Perubahan (Refleksi Kecil di HUT ke- 28 Pos Kupang)
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

Pos Kupang Mediamorfosis dengan Spirit Perubahan (Refleksi Kecil di HUT ke- 28 Pos Kupang)

Oleh RD. Maxi Un Bria, Rohaniawan Katolik, Mahasiswa Program Doktor Komunikasi Sekolah Pasca Sarjana Usahid Jakarta

POS-KUPANG.COM - "Beryukur tiada akhir karena hidup ini adalah Providentia Dei". Demikian kata mendiang Jakob Oetama. Hidup ini adalah Penyelenggaraan Ilahi.

Dalam refleksi demikian kita bersyukur atas kehadiran media harian Pos Kupang yang selama 28 tahun telah berkarya dan melayani masyarakat Nusa Tenggaa Timur di bidang informasi.

Kita bersyukur tiada akhir dan berharap Pos Kupang hidup 1000 tahun lagi. Sebab bukankah Cicero pernah berujar "Dum vita est, spesest ; ketika masih ada kehidupan di situ ada pengharapan? (Marwoto; Proverbial Latina, 2006;71), Dirgahayu Pos Kupang. Terus berkarya dan mengobarkan semangat perubahan dalam berbagai dimensi hidup.

Baca juga: Penghuni Biara Kkottongnae Kehabisan Bahan Makanan Saat Jalani Karantina, Warga Berikan Bantuan

Menyebut Pos Kupang segera terlintas dua tokoh yang telah terlibat memeloporinya jauh sebelum kita kenal Pos Kupang hari ini. Mereka antara lain adalah mendiang Jakob Oetama Pimpinan Kompas Gramedia Grup dan Damyan Godho pendiri Harian Pagi Pos Kupang yang memiliki gagasan visioner dan spirit perubahan untuk ikut mencerdaskan bangsa melalui media massa; surat kabar.

Bila di era revolusi industri 4.0 hanya dengan menyentuh layar smartphone dan mengetik POS KUPANG.COM atau Kupang.tribunnews.com berbagai informasi tentang Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan dunia segera dapat dibaca tentu saja karena hasil dari proses perjalanan panjang Pos Kupang yang terus bermediamorfosis secara kreatif dengan mempertahankan media print-cetak di satu pihak dan di pihak lain menyambut revolusi industri teknologi komunikasi dengan mengembangkan media Pos Kupang digital-online.

Baca juga: Abrasi di Pantai Nanganesa Ende Bangunan Firdaus Terancam Ambruk

Istilah mediamorfosis selalu dikaitkan dengan tokoh visioner Roger Fidler yang pada tahun 1990 memperkenalkan media digital pada tablet dan mengembangkannya sebagai inovasi baru untuk menjawabi kebutuhan khalayak mendapatkan akses informasi yang cepat, menyeluruh dari dan dengan media yang mobile, fleksibel , mudah dan murah kapan dan dimana saja manusia berada (Fidler Roger, Mediamorfosis Understanding New: 1997). Sehingga bila saat ini Anda sedang dalam perjalanan dari rumah ke kantor atau katakan sedang beristrahat sejenak di pondok kebun sambil menikmati secangkir kopi Timor atau sedang di perbatasan negeri ini,
Anda dapat dengan mudah mengakses POS KUPANG.COM dari mobile di tangan, cukuphanyadenganbermodalkanketersediaanpaket internet dan signal.

Pada saat yang sama smartphone di tangan Anda akan memberitahukan berbagai informasi terkini yang dibutuhkan. Bahkan informasi terbaru the realtime yang bersifat breaking news, tiba-tiba saja muncul secara otomatis tanpa Anda minta ketika Anda terhubungkan dengan internet.

Sekadar sebagai pengingat bahwa jauh hari Herbert Mercuse (dalam Bertens,2014;293), telah mengatakan bahwa kemajauan teknologi juga membawa serta sistem otomatisasi yang bersifat otoriter.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved