Breaking News:

Pjs Bupati Pakereng Buka  Lomba Pesta Paduan Suara Gerejawi di Sumba Barat

Pesparawi juga merupakan wujud kesaksian kabar baik secara bersama -sama dari seluruh gereja di Kabupaten Sumba Barat.

FOTO HUMAS &PROTOKOL; PEMKAB SUMBA BARAT
Foto bersama usai pembukaan Pesparawi Tingkat Kabupaten Sumba Barat.   

Pjs Bupati Pakereng Buka  Lomba Pesta Paduan Suara Gerejawi di Sumba Barat

POS KUPANG.COM|WAIKABUBAK-- Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat, Ir.Maxi M. O. St Nange, M.Si mewakili Pjs.Bupati Sumba Barat membuka dengan resmi Lomba Pesta Paduan Suara Gerejawi Kabupaten Sumba Barat untuk Kategori Solo Anak dan Vocal Group Anak.

Dalam sambutan Pjs. Bupati Sumba Barat yang dibacakan oleh Maxi Nange mengatakan  Pemerintah Daerah menyambut baik pelaksanaan Pesparawi tingkat Kabupaten Sumba Barat kali ini sebagai aktualisasi pembinaan nilai -nilai keagamaan di daerah ini. 

Hal ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun kehidupan umat beragama dan sebagai persiapan mengikuti Pesparawi Tingkat Nasional.

Pesparawi bukan sekedar ajang perlombaan atau festival akan tetapi benar -benar menjadi pesta iman dalam bentuk puji -pujian dan ibadah syukur kepada Tuhan.

Dengan mengambil tema " BIARLAH SEMUA ANAK MEMUJI TUHAN", Maxi berpesan agar kegiatan Pesparawi harus menjadi instrumen untuk membangun keimanan yang kokoh lewat nyanyian dan puji-pujian. 

Selanjutnya diharapkan Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (LPPD) senantiasa bergerak aktif kreatif dalam menggali dan mengelola potensi dan bakat yang ada kemudian dikemas melalui kegiatan bernuansa rohani sehingga dapat memunculkan talenta baru yang berprestasi di bidang seni rohani. 

"Jangan mengharapkan untuk menjadi juara akan tetapi partisipasi dalam kegiatan ini yang menumbuhkan sikap militansi sebagai pengikut Kristus dapat diwujudnyatakan melalui nyanyian dan puji -pujian yang dilantunkan merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan sebagai wujud pertanggungjawaban atas talenta seni yang telah dikaruniakan Tuhan kepada anak anak sekalian,"kata Maxi. 

Menutup sambutannya,  Ketua Panitia Penyelenggara , David Lele, SS, M.Pd dalam laporannya mengatakan , kegiatan Pesparawu  merupakan salah satu kegiatan rutin nasional Kementerian Agama RI yang dilaksanakan setiap 2 tahun yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat kecamatan sampai nasional untuk mendorong serta mengembangkan bakat dari pada anak dan remaja gereja serta diharapkan dapat memberikan dampak bagi peningkatan partisipasi umat kristen dalam pembangunan daerah, khususnya pembangunan mental spiritual dalam upaya mencapai masyarakat adil dan makmur. 

Pesparawi juga merupakan wujud kesaksian kabar baik secara bersama -sama dari seluruh gereja di Kabupaten Sumba Barat.

Halaman
12
Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved