Breaking News:

Dinas Sosial Kota Kupang Siap Buka Dapur Umum di Tempat Penampungan Fatukoa

Dinas Sosial Kota Kupang turut mempersiapkan tempat penampungan isolasi bagi pasien positif Covid-19 di bekas Panti Asuhan Nokmanekan

POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Lodywik Djungu Lape 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pihak Dinas Sosial Kota Kupang turut mempersiapkan tempat penampungan isolasi bagi pasien positif Covid-19 di bekas Panti Asuhan Nokmanekan Kelurahan Fatukoa. Segala kebutuhan sementara dipersiapkan di Panti Asuhan tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lape, ketika ditemui POS-KUPANG.COM, di ruang kerjanya, Rabu (2/12/2020), menyampaikan tempat penampungan yang sementara dipersiapkan merupakan bekas panti asuhan Nokmanekan.

Panti ini sudah tiga tahun tidak terpakai lagi karena urusan penanganan anak terlantar dalam panti menjadi urusan Pemerintah Provinsi.

Baca juga: Menkes Terawan Akan Lakukan Peletakan Batu Pertama Rumah Sakit Kemenkes RI di Kupang

Sedangkan Pemerintah Kabupaten/Kota bertugas untuk mengurus anak terlantar di luar panti.

"Dengan sendirinya panti kami yang ada diambil oleh provinsi. Jadi anak-anak yang ada di panti diambil oleh provinsi, sehingga kosong. Selama ini dipergunakan menampung anak-anak terlantar yang diangkut sementara satu atau dua hari, dibina lalu dikembalikan ke orangtuanya," tuturnya.

Menurut Lodywik meskipun panti tersebut tidak berfungsi lagi sejak tiga tahun lalu. Namun gedung masih dalam keadaan layak untuk dijadikan tempat penampungan.

Baca juga: Pentingnya Smartphone untuk Bikin Jualan Online Kamu Laku Keras

Kata Lodywik, tempat tersebut sementara disiapkan, seperti saran tempat tidur telah dimobilisasi ke Fatukoa.

Dinas Sosial nantinya akan bertanggung jawab dalam menyiapkan makan minum dari pagi hingga malam hari bagi pasien yang melakukan isolasi dan seluruh petugas.

Tim TAGANA kota Kupang sebanyak 30 personil akan dipersiapkan untuk membuka dapur umum di tempat tersebut bersama para PTT dan ASN Dinas Sosial Kota Kupang.
Sistem kerjanya, lanjutnya, telah diatur secara shift sehingga menjaga kondisi mereka yang tengah bertugas.

Tentunya Dinas Sosial Kota Kupang membekali para petugas dengan makan minum, APD lengkap dan juga vitamin agar baik TAGANA, PTT maupun ASN yang bertugaa tetap fit.

"Jika membludak atau pasien semakin banyak maka Dinas Sosial akan turunkan tenaga pendamping baik dari PKH, maupun disabilitas sekira 100 orang," ujarnya.

Dalam waktu dekat, kata Lodywik, tempat penampungnya sudah siap dengan 30-an tempat tidur.

Terkait anggaran makan minum, lanjutnya, menggunakan biaya tak terduga Pemerintah Kota dengan estimasi, Rencana Kegiatan Biaya Rp 1 milyar untuk penangangan darurat bencana non alam. Karena bisa saja terjadi peningkatan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved