Breaking News:

TNI Bantu Alirkan Listrik dari Pos ke Rumah Warga Kurang Mampu

Personel TNI Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Pos Fatubesi membantu fasilitas penerangan kepada warga di perbatasan

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Pos Fatubesi saat memasang instalasi listrik ke rumah Marselinus Kehi, warga Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Jumat (27/11/2020). 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Personel TNI Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Pos Fatubesi membantu fasilitas penerangan kepada warga di perbatasan yang belum memiliki listrik.

TNI membagikan arus listrik dari Pos Fatubesi ke rumah Marselinus Kehi (58), warga Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT. Rumah Marselinus berdekatan dengan Pos Fatubesi sekita 100 meter.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian kepada wartawan di Atambua, Jumat (27/11/2020). Menurut Dansatgas, sebelum membantu mengalirkan arus listrik dari pos, ada kisah yang sangat menggugah hati personel Pos Fatubesi.

Baca juga: Kelurahan Kolhua Gelar Pemilihan Ketua RT Sesuai Dengan Prokes Covid-19

Suatu malam sekitar pukul 23.00 Wita, personel Pos Fatubesi mendengar tangisan anak balita dari rumah Marselinus. Kondisi rumah Marselinus gelap karena ketiadaan listrik. Marselinus bersama keluarga hanya diterangi lampu pelita.

Keesokan harinya, personel Pos Fatubesi menggali informasi di sejumlah warga tentang penyebab tangisan anak balita tersebut. TNI mendapatkan informasi bahwa penyebab anak balita menangis karena tidak nyaman dengan kondisi gelap.

Baca juga: Ketua LPM Batuplat Minta Pemerintah Kota Kupang Ambil Langkah Strategis Perangi Covid-19

"Personel Pos Fatubesi berinisiatif mengumpulkan informasi tentang penyebab tangisan anak kecil tersebut sehingga didapatkan informasi bahwa di rumah Marselinus Kehi ada anak balita yang adalah cucunya. Anak kecil itu sering menangis malam-malam karena merasa tidak nyaman dengan suasana gelap gulita", kata Dansatgas.

Menurut Dansatgas, Marselinus belum memasang listrik karena faktor ekonomi. Ia hanya bertahan dengan penerangan tradisional seperti lampu pelita. Namun ia tertantang dengan keinganan anak-anak dan cucu untuk menikmati penerangan listrik. Ketika suasana gelap dalam rumah, malah cucunya menangis.

Kondisi demikian menggugah hati personel Pos Fatubesi. Tiga personel Pos Fatubesi yang dipimpin Serda Krisna Agung Saputro langsung memasang kabel dari pos menuju rumah Marselinus.

Dengan bantuan seperti inu, Marselinus dapat menikmati terang listrik seperti yang dirasakan warga lainnya. Lebih dari itu, cucu dari Marselinus tidak lagi menangis dan anak-anak yang berusia sekolah bisa belajar pada malam hari dengan penerangan yang bagus.

Terpisah, Danpos Fatubesi, Serka Alamin mengatakan, listrik merupakan kebutuhan dasar yang didambakan masyarakat di wilayah perbatasan. Namun jaringan listrik belum tersambung keseluruh rumah warga.

TNI yang bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL selain melaksanakan tugas pokok menjaga batas negara juga melaksanakan tugas Binter Satnonkowil untuk mendukung pembangunan daerah dan mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Salah satunya mengatasi masalah penerangan listrik seperti yang dialami Marselinus. Dengan demikian, kehadiran TNI dapat dirasakan langsung maanfaatnya oleh masyarakat setempat.

Menurut Danpos, pemasangan instalasi listrik itu sudah dilakukan secara baik sehingga pemilik rumah nyaman dalam penggunaannya.
Personel yang memasang instalsi adalah Serda Krisna Agung Saputro selaku Wadanpos Fatubesi bersama dua anggotanya Pratu Ahmad Mustofa dan Prada Harvy. Mereka keahlian dalam melakukan instalasi.

Marselinus Kehi (58) menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan personel Satgas Pamtas lewat sambungan listrik ke rumahnya. Ia menilai, hal ini sesuatu yang luar biasa yang dilakukan TNI baginya.

"Saya sangat berterima kasih sekali, karena rumah saya sudah terang dengan listrik dan cucu kami tidak menangis lagi", ucap Marselinus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved