Wakapolda NTT,  Bangga Mengenakan Pakaian Adat Khas Sumba Barat

waktu lalu di Polda NTT,  saya memutuskan menerima yang bersangkutan dengan mengenakan pakaian adat khas Sumba.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Wakapolda NTT,  Bangga Mengenakan Pakaian Adat Khas Sumba Barat
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Wakapolda NTT lengkap berpakaian khas Sumba Barat berpose bersama pemda Sumba Barat dan tokoh masyarakat Sumba di Kampung Prai Ijing Sumba Barat, Senin (23/11/2020) 

Wakapolda NTT,  Bangga Mengenakan Pakaian Adat Khas Sumba Barat

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK---Wakapolda NTT, Brigjen Drs Ama Kliment Dwikorjanto, MSi , mengaku, merasa bangga mendapat kehormatan mengenakan pakaian adat  khas Sumba Barat saat berkunjung di tempat ini, di Kampung Wisata Prai Ijing di Desa Tebara, Kecamatam Kota Waikabubak, Sumba Barat, Senin (23/11/2020).

Baginya hal ini merupakan sebuah kebanggaan tiada tara, sepertinya klop dengan keputusan sebelumnya ketika menerima kunjungan kerja Irwasum Mabes Polri beberapa waktu lalu di Polda NTT,  saya memutuskan menerima yang bersangkutan dengan mengenakan pakaian adat khas Sumba.

Saat itu, kami latihan dan terus latihan bagaimana mengenakan pakaian adat khas Sumba. Dan sukses saat mengenakannya. Hari ini, Senin (23/11/2020)  saya juga merasakan hal yang sama, ketika bapa mama sekalian menerima kedatangan saya demgan memgenakan pakaian adat Sumba Barat tercinta ini. Suatu kebanggaan luar biasa. Dari lubuk hati mendalam, saya mengucapkan teriima masih banyak atas sambutan meriah ini.

Demikian ungkapan kebahagiaan Wakapolda NTT, Brigjen Polisi  Drs.Ama Kliment Dwikorjanto  mengawali sambutannya ketika meresmikan Kampung Prai Ijing Sumba Barat sebagai kampung tangguh nusantara di kampung Prai Ijing di Desa Tebara, Kecmatan Kota Waikabubak, Sumba Barat, Senin (23/11/2020).

Wakapolda NTT dalam sambutannya  mengatakan  kampung Prai Ijing menjadi kanpung  Kampung tangguh  nusantara,  yakni tangguh covid-19, tangguh ketahanan pangan dengam kerajinan tenun ikat Sumba dan tangguh Pariwisata berharap masyarakat Kampung Prai Ijing, Sumba Barat dapat memutus rantai penularan virus corona, membangkitkan kesadaran masyarakat untuk terus waspada dan selalu bekerjasama menjaga dan memajukan daerah itu lebih baik ke depan. 

Masyarakat Kampung Prai Ijing harus mampu  meminimalisir dampak ekonomi akibat dampak covid-19 dengan cara meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan mampu pula menjaga suasana keamanan dan ketertiban daerah lebih kondusif.

Ia mengajak  masyarakat NTT umumnya dan Sumba khususnya untuk mensukseskan kampung tangguh di seluruh NTT baik tangguh   keamanan, kemandirian, kesehata dan tangguh logistik.

Baca juga: Nikita Willy Panik, Boy William Bongkar 2 Kehobongan di Depan Indra Priawan: Tuhan Tahu Itu!

Baca juga: Anggota Linmas di Desa Subun TTU Dapat Pembinaan dari Babinsa

Baca juga: Wawancara Eksklusif : Sejahtera Land Oetalu Beri Promo Menarik Beli Rumah

Sesaat setelah meresmikan Kampung Prai Ijiing sebagai kampung tangguh nusantara, Wakapolda NTT bersama rombongan   meninggalkan lokasi itu untuk seterusnya menuju Waingapu, Sumba Timur. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved