Breaking News:

Gadis Kristen Pakistan Dipaksa Menikah Dibawah Todongan Senjata, Kini Minta Suaka di Inggris

Perdana Menteri Inggris , Boris Johnson didesak untuk memberikan suaka kepada seorang gadis Kristen Pakistan yang dipaksa menikah dengan seorang pria

Editor: Alfred Dama
Reuters
Seorang gadis Kristen Pakistan, Asia Bibi berpose dengan gambar ibu mereka saat berdiri di luar kediaman mereka di Sheikhupura, Provinsi Punjab, Pakistan 

Gadis Kristen Pakistan Dipaksa Menikah Dibawah Todongan Senjata, Kini Minta Suaka di Inggris

POS KUPANG.COM -- Kekerasan dengan nuansa Sarah di Paksitan masih saja terjadi. Orang-orang minorita di negara ini kerap mendapat tindak kekeran dengan alasan agama atau suku

Seperti seorang gadis kristen di negara ini yang dipkasa menikah dengan todongan senjata

Ia kemudia berusaha mendapatkan suaka ke negara Inggris

Perdana Menteri Inggris , Boris Johnson didesak untuk memberikan suaka kepada seorang gadis Kristen Pakistan yang dipaksa menikah dengan seorang pria Muslim.

Pria itu dituduh menculik dan memperkosanya dibawah todongan senjata.

Baca juga: Politisi PKS Kebakaran Jenggot Usai Pangdam Jaya Usulkan FPI Dibubarkan, Habib Aboe: Aneh, Offside

Baca juga: Berani Tegas Terhadap Rizieq Shihab Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman Dibanjiri Papan Bunga

Baca juga: Nasib Okie Agustina Setelah Pisah dari Pasha Ungu Bak Langit & Bumi,Di Istana, Mantan di Rumah Kecil

Baca juga: Janda Kaya Raya Ririn Ekawati Siap Jadi Istri Ibnu Jamil,  Begini Rencana Konsep Pernikahan Mereka 

Baca juga: LEDAKAN COVID-19 di Petamburan,Sudah 80 Kasus Positif Corona Usai Datang ke Acara Dihadiri Rizieq

Keluarga gadis berusia 14 tahun itu mengklaim dia diculik oleh Mohamad Nakash tahun lalu.

Dengan ancaman kekerasan untuk membuatnya menandatangani dokumen palsu menyetujui pernikahan.

Pada Agustus 2020, perintah hakim agar dia dibawa ke tempat perlindungan wanita dibatalkan oleh pengadilan yang lebih tinggi.

Memutuskan pernikahan itu sah dan mengembalikannya ke rumah Nakash.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved