Megy Bantu dan Motivasi Ibu-ibu di Ende Kreatif dan Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

ekosistem yang berubah terjadi perubahan sosial baik cara bernafkah dan memodifikasi modal nafkah

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Anggota DPRD Kabupaten Ende Megy Sigasare saat menyerahkan bantuan untuk kelompok tenun di Paupire, Kota Ende, Minggu (22/11/2020). 

Megy Bantu dan Motivasi Ibu-ibu di Ende Kreatif dan Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

POS-KUPANG.COM | ENDE - Anggota DPRD Kabupaten Ende Megy Sigasare menyambangi kelompok-kelompok ibu-ibu di Kelurahan Paupire, Kota Ende, Minggu (22/11/2020).

Megy peduli dengan kelompok-kelompok ibu-ibu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tengah dirong-rong dampak pandemi Covid-19.

Politisi Partai Golkar ini, kepada POS-KUPANG.COM di sela kegiatannya mengatakan, perhatian kepada kelompok ibu-ibu dan perempuan sangat penting.

"Sekarang ini kita berada dalam situasi pandemik yang memaksa keluarga ada pada situasi yan tidak menguntungkan dan harus beradaptasi terhadap ekosistem yang berubah terjadi perubahan sosial baik cara bernafkah dan memodifikasi modal nafkah," ungkapnya.

Kendati dalam situasi yang demikian, kata Megy, kelompok ibu atau perempuan tidak boleh putus asa, tetapi tetap kreatif dan produktif.

Dalam kesempatan itu, Megy memberikan bantuan benang tenun dan pewarna bagi kelompok ibu-ibu usaha tenun Kopokaro dan  Napuraja.

Megy menambahkan, kunjungan itu juga untuk monitoring, silaturahmi dan menjemput berbagai aspirasi di masyarakat.

"Kita berharap mereka mampu lebih produktif bisa menghasilkan tenunan yang berkualitas untuk dijual sehingga melancarkan ekonomi rumah tangga keluarga. Karena banyak perempuan yang harus mencari nafkah rumah tangga di tengah pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua kelompok Tenun Ikat Kapokaro, Katarina Lisa mengatakan bahwa bantuan yang diberikan  sangat membantu kelompoknya menjalankan dan mengembangkan usaha tenun ikat.

Menurutnya, selain membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, usaha tenun ikat juga bagian dari pelestarian budaya. Oleh karena  itu kelompok tenun ikat  mengharapkan bantuan modal  usaha dan pelatihan keterampilan.

Baca juga: Ini Kata Jubir KPU Ngada Soal Logistik Pilkada, Yuk Simak !

Baca juga: KUNCI Jawaban Tema 4 Kelas 3 Halaman 170 171 173 174 175 Buku Tema SD/MI Kewajiban dan Hakku

Baca juga: Pilkada Kabupaten Mabar : KPU Siap Terima Logistik Pemilu

" Terima kasih kunjungan dari ibu Megy, kami terus mengharapkan dukungan  dan bantuan untuk mengembangkan usaha ini," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)
 

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved