Breaking News:

Telkom Regional 5 Serahkan Bantuan Gapura dan Rumah Adat di Desa Liang Ndara, Manggarai Barat

Begitupun soal ekonomi kreatif. Kemudahan sistem informasi, membuat dunia dalam genggaman. Sekalipun dari wilayah terpencil.

POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Manajemen Telkom 5 Jawa Bali Nusra menyerahkan bantuan pembangunan rumah adat dan gapura di Desa Liang Ndara, Manggarai Barat, NTT, Selasa (17/11/2020). 

Telkom Regional 5 Serahkan Bantuan Gapura dan Rumah Adat di Desa Liang Ndara, Manggarai Barat

POS-KUPANG.COM -- Executive Vice President (EVP) Telkom Regional 5 Jatim Bali Nusra, Pontjo Suharwono didampingi Deputy EVP Marketing, Iwan Rusdarmono, menyerahkan bantuan pembangunan gapura dan rumah adat di Desa Liang Ndara, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (17/11/2020). Bantuan diterima Ketua Lembaga Ekowisata Riwung Tanah Tiwa, Kristoforus Nison di Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat.

Dalam rilis yang diterima, Kamis (19/11/2020), Pontjo Suharwono, mengatakan bahwa perkembangan zaman, menuntut sebuah wilayah akan kemudahan telekomunikasi. Digitalisasi membuat jarak yang jauh menjadi dekat. Promosi wisata, kata Pontjo, tak luput dari dukungan infrakstruktur jaringan komunikasi.

Begitupun soal ekonomi kreatif. Kemudahan sistem informasi, membuat dunia dalam genggaman. Sekalipun dari wilayah terpencil. Peran ini yang dilakukan PT Telkom Indonesia sekarang. Bukan hanya soal jaringan telekomunikasi.

Ia mengatakan, pembagunan akses jalan juga menjadi prioritas PT Telkom. Khususnya di daerah wisata seperti di daerah Nusa Tenggara Timur.

Menurut Pontjo, melalui kantor Witel Regional V, dengan semangat PT Telkom membangun negeri mendekatkan yang jauh dengan sentuhan teknologi digital. Berbagai pembangunan infrastuktur dilakukan. Termasuk sarana pariwisata sebagai wujud syukur keanekaragaman budaya.

“Telkom dengan rasa ikhlas dan ketulusan terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Bukan hanya membangun rumah adat. Sarana fasilitas lain juga menjadi perhatian PT Telkom. Salah satunya, membuat saluran air dan Mandi Cuci Kakus (MCK),"
kata Pontjo.

Langkah ini, kata dia, tak jarang membuat kedekatan PT Telkom dan masyarakat terus terjalin. Senyum dan bahagia kerap menyelimuti masyarakat. Bahkan, tidak sedikit warga yang menganggap PT Telkom layaknya orang tuanya. Tempat mengeluh dan menampung aspirasi.

Berbagai upaya itu adalah sumbangan PT Telkom. Dengan semangat dan penuh dedikasi, mengharap semua saling bergotong- royong. “Terlebih pada saat pendemi seperti sekarang. Rasa tulus dan komitmen membangun negeri, membuat PT Telkom tak pernah lelah dalam melangkah. Apalagi, berhenti berinovasi membangun negeri.” tegas Pontjo.

Rencana ke depan, kata dia Telkom melalui program corporate social responsibility-nya akan membangun ekonomi kreatif dengan menggali sumber alam yang melimpah dan mengembangkannya menjadi produk yang dapat membangkitkan perekonomian masyarakat setempat dan sekitarnya.

Ketua Lembaga Ekowisata Riwung Tanah Tiwa, Kristoforus Nison menyampaikan terima kasih kepada PT Telkom Regional 5 yang telah peduli terhadap kesenian dan kebudayaan daerah, khususnya di NTT.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Telkom atas bantuannya terhadap rumah adat dan gapura kita," kata Kristo, panggilan akrab Kristoforus.

Baca juga: 10 Jam Diperiksa Penyidik Kejati NTT, Bupati Dula Sebut Capek

Baca juga: TRAGIS Restu Nikah Berujung Maut, Adik Bunuh Kakak, Jasadnya Dikubur di Rumah Kontrakan! Ceritanya!

Dengan bantuan dari Telkom, selain akan mengikat persaudaraan, maka tujuan selanjutnya untuk mengakomodasi wisatawan. “Agar bisa menarik devisa dari turis asing.” tandas Kristo. (*/Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Burin).

Penulis: Paul Burin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved