Breaking News:

Jual Aset kepada Debitur Bank NTT, SS Dituntut 18,5 Tahun Penjara

enam bulan penjara dan membayar ganti kerugian negara senilai Rp 60,6 miliar  dalam satu  bulan, subsider 14 tahun penjara.

POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Stefanus Sulayman di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (17/11/2020). 

Karena sesungguhnya, lanjut Melkianus Ndaomanu, dana kredit  berasal dari masyarakat dan dikelola oleh bank. 

“Itulah fungsi intermediasi oleh bank itu sendiri. Yang kedua, dalam fungsi intermediasi ini adalah hubungan hukum antara debitur dan kreditur terikat dengan perjanjian kredit,” paparnya. 

Terkait dengan kliennya, Stefanus Sulayman, tegas Melkianus, tidak ada hubungan hukum dengan Bank NTT sebagai kreditur maupun debitur.

“Dia hanya sebagai penjual aset yang kebetulan dibeli oleh para debitur dan dijadikan jaminan. Pembayaran dari para debitur ini merupakan hak daripada Stefanus. Karena itu, dia tidak punya hubungan hukum dengan Bank NTT. Dia hanya punya hubungan hukum dengan para pembeli dalam hal ini lima debitur. Nah,  itu posisi dari Stefanus dengan para debitur ini dalam kasus ini,” tandasnya. 

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Rabu 18 November 2020: Kesetiaan dan Tanggung Jawab

Baca juga: Tren Kasus Covid-19 Kota Kupang Meningkat,RS Siloam Tambah Tempat Tidur Untuk Ruang Isolasi 

Melkianus mewanti-wanti jika kliennya diputuskan bersalah seperti amar tuntutan JPU maka akan menjadi preseden buruk bagi Bank NTT

“Nah,  kalau demikian halnya maka semua punya potensi bisa kena tipikor kalau tidak jelas hubungan hukumnya seperti ini. Jadi hati- hati kalau kasus ini terjadi, maka setiap orang (baik debitur maupun pihak ketiga, red) punya potensi diproses tipikor kalau kita tidak memetakkan posisi kasus sebenarnya. Saya kira itu saja tapi kami tetap mengormati hak JPU untuk menuntut,” ungkapnya. (Laporan Reporter Paul Burin/Advetorial)

Penulis: Paul Burin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved