Iyut VB Aktivis Buruh Non-Muslim Kaget Diajak Temui Habib Rizieq: "Aku Dulu Pioneer Islamphobia"

Di depan Habib Rizieq Iyut minta dukungan kepada FPI untuk berjuang bersama menuntut pencabutan UU Omnibus Law Cipta Kerja yang sudah diteken Preisden

Editor: Frans Krowin
Warta Kota.com
Kolase aktivis buruh Iyut saat berbicara di hadapan Habib Rizieq Shihab 

Iyut VB Aktivis Buruh Non-Muslim Kaget Diajak Temui Habib Rizieq: "Aku Dulu Pioneer Islamphobia"

POS-KUPANG.COM, JAKARTA-- Sosok aktivis buruh Iyut VB menjadi sorotan setelah videonya berbicara dalam sebuah pertemuan di kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, viral di media sosial.

Iyut VB selama ini dikenal sebagai aktivis buruh beragama protestan. Meski demikian, dia kerap turut melawan gerakan Islamphobia yang akhir-akhir ini mencuat.

Iyut, dalam akun Twitternya, bercerita bahwa ia awalnya tidak tahu akan diajak ke kediaman Habib Rizieq pada Rabu (11/11/2020).

Iyut sempat merasa minder lantaran dirinya berpakaian berbeda dengan orang-orang lain. 

Apalagi, ia merasa sebagai bukan orang beragama Islam.

Ia memilih duduk di barisan belakang bahkan sempat keluar ruangan.

"Sempet bingung tadi diajakin pergi dan gak bilang mau dibawa ke mana. Tiba-tiba dibawa ke Petamburan bersilaturahmi kepada HRS bersama orang-orang hebat dari PKS. Sempat duduk di bagian belakang dan keluar ruangan karna sadar diri sebagai kafir. Lalu diminta ke barisan terdepan," kisah Iyut dikutip Wartakotalive.com dari akun Twitternya, Kamis (12/11/2020).

Awalnya semua berjalan biasa saja. Iyut hanya menyimak sejumlah tokoh, termasuk Habib Rizieq, menyampaikan sejumlah pandangan.

Tetapi Iyut kemudian terkejut ketika dirinya diminta untuk berbicara.

Pada momentum itu, Iyut mengaku sempat gugup.

"Sama sekali gak kepikiran diminta berbicara jadi banyak kegugupan sampe berkali-kali saya bilang "Pak Habib" saking gak siap nerima sikap sehumble itu. Pengalaman berbicara saya selama ini langsung kandas-ambyar di hadapan karisma+sikap humble HRS.," terang Iyut.

Ada sejumlah hal yang disampaikan Iyut pada kesempatan itu.

Salah satunya soal islamphobia. Iyut mengaku dulunya ia sebagai salah satu pioneer Islamphobia khususnya di Twiter.

Namun, belakangan ia paham bahwa Islamphobia adalah tindakan yang tidak benar.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved