Selasa, 14 April 2026

Terkait Kegiatan Rapid Test Massal, Begini Tanggapan Lurah Manutapen

ibu-ibu PMT (Pemberi Makanan Tambahan), Pegawai Kelurahan, dan Masyarakat serta guru-guru di sekolah dasar.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Kegiatan rapid test massal di Kelurahan Manutapen, Selasa, 10/11/2020.  

Terkait Kegiatan Rapid Test Massal, Begini Tanggapan Lurah Manutapen

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Lurah Manutapen,  Kecamatan Alak, Kota Kupang Andy Ardiansyah Akbar, S.IP, MM mengatakan, kegiatan rapid test yang digelar bagi warga Kelurahan Manutapen pada, Selasa, 10/11/2020, dikhususkan bagi ibu-ibu PMT (Pemberi Makanan Tambahan), Pegawai Kelurahan, dan Masyarakat serta guru-guru di sekolah dasar.

Pelaksanaan kegiatan rapid test masal dilaksanakan di dua tempat berbeda yakni di Kantor Lurah Manutapen dan Sekolah Dasar Inpres Manutapen

Kegiatan tersebut, tutur Andy, atas inisiasi dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang, melalui Puskesmas Manutapen.

Anggaran kegiatan rapid test massal ini, bersumber dari donasi Alumni Universitas Indonesia (UI). 

Andy menambahkan, kegiatan rapid test digelar pertama kali Kelurahan Manutapen, karena kelurahan tersebut merupakan model TP-PKK Provinsi NTT.

Ia mengucapkan terima kasih karena Kelurahan Manutapen menjadi sasaran pertama kegiatan rapid test massal. 

"Karena menurut yang kami ketahui bahwa, kalau dilaksanakan rapid test itu kalau ada kasus (Covid-19) di mana baru petugas lakukan rapid," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Sumba Timur Cek Syarat Pinjaman Daerah

Baca juga: LSM Pikul Gelar Diskusi Pembentukan Platform Multistakeholder

Baca juga: LSM Pikul Gelar Diskusi Pembentukan Platform Multistakeholder

Andy menambahkan, berdasarkan informasi yang ia terima dari Dinas Kesehatan Provinsi, jika ada masyarakat yang reaktif rapid test maka akan dilanjutkan dengan test swab.

Selanjutnya, jika hasil tes swab masyarakat positif Covid-19, maka akan diisolasi di fasilitas kesehatan.

Andy berharap, kegiatan rapid test massal bisa dilakukan lagi di Kelurahan Manutapen untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Baca juga: Pemkab Sumba Timur Cek Syarat Pinjaman Daerah

Baca juga: LSM Pikul Gelar Diskusi Pembentukan Platform Multistakeholder

Baca juga: Simulasi Protokol Keselamatan dan Keamanan di Labuan Bajo Dipastikan Berjalan Lancar

Ia juga berharap tidak ada masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved