Breaking News:

Sidang III DPRD TTU Mulai Digelar, Bupati Ray Minta Tidak Ulangi Hal-hal yang Pernah Terjadi

Tentang Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes saat menyerahkan nota keuangan ke Ketua DPRD TTU, Hendrikus F Bana di ruang sidang utama DPRD TTU, Rabu (11/11/2020). 

Raymundus mengharapkan, semoga penetapan anggaran tahun 2021 tidak lagi ditetapkan melalui peraturan kepala daerah (perkada) seperti yang sudah terjadi, karena selain merugikan masyarakat, juga merugikan bupati dan anggota DPRD Kabupaten TTU.

"Karena bupati juga tidak terima gaji. Saya juga tidak mau untuk mengulangi itu. Artinya kita kerja paling tidak ada rezeki yang bisa dibawa pulang. Tetapi kemudian kalau kelalaian kita yang menyebabkan rezeki itu hilang, akibat kelalaian sendiri mari kita bercermin. Tapi kita berkeyakinan pasti berjalan dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten TTU, Hendrikus F Bana mengharapkan adanya sinergitas antara pemerintah daerah dengan DPRD TTU dalam pembahasan RAPBD tahun anggaran 2021. tersebut.

Menurut Hendrikus, dalam pembahasan RAPBD, tidak bisa saling klaim antara dua lembaga tersebut yang menyatakan bahwa DPRD yang lebih supermen, atau sebaliknya, sebab dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, maka penyelenggaraan pemerintah daerah terletak pada dua unsur itu, yaitu pemerintahan daerah dan DPRD.

"Kita normatif saja, tadi kita sudah bahas tentang agenda sidang. Dan agenda kedua tadi penyampaian nota keuangan," ungkapnya.

Hendrikus mengatakan, pihaknya akan berjanji supaya pembahasan sidang dapat berjalan dengan baik sehingga penandatanganan nota kesepakatan bisa dilakukan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

"Oleh karena itu kita akan membangun komunikasi secara terus menerus antar dua lembaga ini sehingga ada hal-hal yang tidak sesuai, maka mari kita akan saling koordinasi," ujarnya.

Baca juga: 156 ASN Pemkot Kupang Dianugerahi Satya Lencana Karya Satya

Baca juga: Hari Belanja Oline Bukalapak 11.11, Promonya Bikin Gregetan Diskon Hingga 90% Hingga 18 November

Baca juga: Warga Apresiasi Kerja Tim Damkar Kota Kupang

Pada kesempatan itu, Hendrikus sangat optimis APBD TTU tahun anggaran 2021 tidak ditetapkan melalui perkada. Oleh karena itu, jika nantinya terdapat perbedaan pendapat maka harus didiskusikan dengan baik. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved