Breaking News:

Kepala BPBD Kota Kupang Minta Masyarakat Pahami Soal Penyaluran Air Bersih Gratis

Penyaluran air bersih gratis oleh Pemerintah Kota Kupang melalui BPBD Kota Kupang masih terus berlangsung

POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Kepala BPBD Kota Kupang, Jemy Didok, Senin, 28/09/2020. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Penyaluran air bersih gratis oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Kupang masih terus berlangsung. Namun berbagai kendala dihadapi sehingga masyarakat diminta untuk memahami.

"Ada berbagai keterbatasan yang dialami BPBD, karena mobil tanki hanya 4 unit, kemarau paniang, debit air menurun dan antrian tanki masyarakat cukup panjang. Sehingga antrian bisa setengah sampai satu jam," kata Kepala BPBD Kota Kupang, Jemy Didok, kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (3/11/2020).

Pelayanan air bersih bagi masyarakat margin inu akan didistribusikan hingga awal Desember. Untuk itu belum menjangkau semua kelurahan yang datanya masuk di BPBD.

Baca juga: Calon Bupati Belu, Agus Taolin Tawarkan Program Kesehatan Gratis

Tapi yang jelas, kata Jemy, pendistribusian air bersih ini sesuai data dari kelurahan dan tidak semua masyarakat kota Kupang memperolehnya, hanya tempat-tempat pinggiran dan masyarakar marginal yang betul-betul membutuhkan air.

Pemerintah juga, lanjutnya, akan memasang tandon namun masih dipersiapkan untuk dilelang. Karena anggaran tandon bukan dana hibah atau sosial. Jadi perlu dilelang.

Baca juga: BI KPw NTT Gelar Webinar Dampak PEN Terhadap Ekonomi NTT

Terkait kekeringan yang terjadi di kelurahan Manutapen, katanya, sudah didata. Namun katena diluar dari hasil pengiriman data penerima air bersih oleh masing-masing kelurahan. Maka untuk airnya akan diupayakan dalam dana Rp 1 miliar dengan penyediaan tandon.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved